Riau - Perayaan tahun baru imlek 2575 yang jatuh pada 10 Februari 2024 dan merupakan Sio Naga Kayu di kabupaten Bengkalis berbeda dengan perayaan tahun 2574 atau tahun 2023, karena bertepatan dengan pesta demokrasi pemilihan umum.
Ketua yayasan Hok Ann Kiong Bengkalis, Herman Kasuma kepada RRI menyebutkan bahwa untuk tahun ini kegiatan tidak sama dengan tahun lalu, dan banyak kegiatan yang ditiadakan.
Herman Kasuma menjelaskan bahwa hal ini bertepatan dengan pesta demokrasi pemilu 2024 jadi yang datang ke Bengkalis mau merayakan imlek juga tidak akan banyak karena mereka juga mengikuti dan menggunakan hak suaranya di daerah masing-masing.
"Ya tahun ini kita tidak membuat kegiatan seperti mendatangkan artis dari luar kota, arak-arakan keliling kota dan juga tidak mengadakan kuliner makanan seperti tahun lalu, karena kita menghormati proses pemilu,"kata Herman Kasuma, Sabtu (10/2/24).
Herman Kasuma menambahkan kalau untuk pemasangan lampion mulai di jalan hingga rumah warga bisa mencapai 10 ribu lebih, dan kegiatan lain yang bisa dilaksanakan adalah pembagian sembako untuk warga yang kurang mampu namun dilakukan secara rumah ke rumah.
Sementara sepinya pembelian pernak pernik juga dirasakan oleh Usman pemilik toko di Jalan Tandun kota Bengkalis Riau, saat ini dikatakannya untuk warga masyarakat Tionghoa masih sepi berbelanja pernak pernik, karena tahun ini bertepatan dengan pesta demokrasi.
"Daya beli menurun tahun ini, biasanya kalau hari hari jelang imlek sudah banyak yang datang, ya untuk sekarang yang terjual seperti lampion hias dan hiasan dinding,"kata Usman.
Ditambahkannya kalau untuk perlengkapan sembayang masih tetap ada karena untuk ibadah banyak dilaksanakan dirumah masing