0 menit baca 0 %

Implementasi Ekoteologi, Kemenag Inhu Galakkan Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Kantor

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Semangat menjaga lingkungan sebagai bagian dari ibadah sosial tercermin dalam kegiatan gotong royong pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Rabu (14/08/2025). Di bawah arahan langsung para pejabat pengawas, pegawai bahu membahu membersihkan rumput liar, m...

Indragiri Hulu (Kemenag) — Semangat menjaga lingkungan sebagai bagian dari ibadah sosial tercermin dalam kegiatan gotong royong pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Rabu (14/08/2025). Di bawah arahan langsung para pejabat pengawas, pegawai bahu membahu membersihkan rumput liar, memangkas dahan pohon yang rimbun, dan menyapu halaman kantor.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi prinsip ekoteologi—sebuah pendekatan teologis yang menempatkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian integral dari ajaran agama. Prinsip ini saat ini tengah digalakkan secara nasional oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Gotong royong bukan sekadar rutinitas kebersihan, tetapi juga wujud konkret dari integrasi nilai keagamaan dengan aksi nyata dalam merawat alam. Kantor Kemenag Inhu menjadikan lingkungan kerja sebagai cerminan dari nilai-nilai spiritual yang bersih, tertib, dan ramah lingkungan.

“Merawat lingkungan kantor bukan hanya soal keindahan, tapi juga pengamalan iman. Ekoteologi mengajarkan bahwa menjaga bumi adalah bagian dari bentuk pengabdian kepada Tuhan,” ujar salah satu pejabat pengawas di sela kegiatan.

Kegiatan ini juga menjadi ruang membangun kekompakan dan menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif antarpegawai. Dengan bergotong royong, nilai-nilai kerja sama, kepedulian sosial, dan kesadaran ekologis dibentuk dan diperkokoh.

Sebagai bagian dari institusi keagamaan, Kemenag Inhu berkomitmen tidak hanya menjalankan tugas administrasi dan pelayanan umat, tetapi juga menjadi teladan dalam gerakan peduli lingkungan yang berkelanjutan.

(Reski)