Implementasi Hijrah Seorang Muslim
Ringkasan:
Rokan Hulu (Humas)- Kakan Kemenag Rohul bersama PHBI (Panitia Hari Besar Islam) dan Ormas Islam se Rambah Hilir merayakan peringatan tahun baru Islam 1433 H, sekaligus syukuran atas kepulangan dengan selamat 33 orang jamaah haji Rambah Hilir, Selasa (29/11) bertempat di masjid Nurul Huda Muara Rumba...
Rokan Hulu (Humas)- Kakan Kemenag Rohul bersama PHBI (Panitia Hari Besar Islam) dan Ormas Islam se Rambah Hilir merayakan peringatan tahun baru Islam 1433 H, sekaligus syukuran atas kepulangan dengan selamat 33 orang jamaah haji Rambah Hilir, Selasa (29/11) bertempat di masjid Nurul Huda Muara Rumbai, Rambah Hilir. Acara tersebut dihadiri oleh Camat Rambah Hilir yang diwakili oleh Sekcam beserta staf, Ka KUA beserta staf, Ketua MUI Rambah Hilir, pengurus PHBI, pimpinan dan anggota Ormas Islam, tokoh agama dan tokoh masyarakat, imam masjid se Rambah Hilir, pengurus IPHI serta Jamaah Haji yang baru saja pulang menunaikan ibadah haji tahun ini.
Ka Kan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA bertindak selaku penceramah. Ahmad Supardi dalam tausiyahnya mengungkapkan, betapa besarnya peran hijrah dalam pengembangan agama Islam. "Tiga belas tahun Nabi Muhammad Saw mengembangkan Islam di Madinah, namun seruannya tidak mendapat perhatian dari penduduk Makkah. Berbeda halnya menjelang dan pasca hijrah, penduduk Madinah berbondong bondong memeluk agama Islam. Islam berkembang dengan pesat dan bahkan Makkah, kota kelahirannya, dimana penduduknya pernah mengusirnya, dapat beliau kuasai", jelasnya.
"Bukan hanya itu, Islam tersebar ke seluruh jazirah arab. Lebih fari itu, islam berkembang dengan pesat, sampai ke Spanyol di Barat dan sampai di Indonesia serta India di Timur. Untuk itu kata Kakan Kemenag, kalau umat Islam mau banglit dari keterpurukan, menjadikan Islam sebagai kekuatan alternatif dunia, maka umat Islam harus menjadikan Hijrah sebagai sebuah konsep dalam diri. Hijrah artinya berpindah atau berubah. Kalau mau maju maka harus mau berpindah dan berubah. Berpindah dan berubah, berarti bergerak. Bergerak berarti dinamis. Maka ummatpun kalau mau maju, harus dinamis", tambahnya.
Sementara itu, Ka KUA Rambah Hilir, Gustaman Sag selaku ketua panita menyatakan, kegiatan ini adalah agenda rutin tahunan masyarakat Rambah Hilir. Dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat.
Sementara itu, Camat Rambah Hilir mengingatkan bahwa saat ini sedang berkembang DBD dan ini sangat berbahaya. Untuk itu melalui peringatan tahun baru Islam ini, mari kita berpindah dari kondisi kejorokan menuju kebersihan. Sebab kebersihan adalah bahagian dari iman. Kalau kita sehat, maka kita akan dapat beramal ibadah dengan baik. (ash).