Rokan Hulu ( Inmas ) - Sebagaimana kita ketahui, letak
geografis wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan tentunya terdapat
perbedaan di masing-masing daerah, sehingga perlu adanya keseragaman persepsi
dalam merumuskan regulasi untuk mencapai solusi, terutama di masa pandemic
Covid 19, termasuk solusi agar kegiatan pembelajaran tetap dapat dilaksanakan
dengan baik di tengah kondisi darurat apapun, demikian dijelaskan Kepala MTsN 1
Rokan Hulu Ngatirul Asran, S.Pd, Kamis (07/01) di Ruang Kerjanya.
Untuk memenuhi kondisi tersebut, Ngatirul Asran dan para majelis guru melakukan beberapa kebijakan, diantaranya  melakukan kegiatan belajar jarak jauh, baik itu melalui E-learning madrasah, menyediakan buku pelajaran elektronik, membuat video, media, dan modul pembelajaran yang dilakukan secara daring, serta menggunakan aplikasi lain yang mudah digunakan peserta didik. Pembelajaran di rumah tetap diusahakan memenuhi tuntutan kompetensi (KI-KD) pada kurikulum, tetapi lebih ditekankan pada pengembangan karakter, akhlak mulia, ubudiyah, kemandirian, dan kesalehan sosial lainnya.
Pembelajaran berpedoman pada panduan kurikulum darurat yang telah diterbitkan Kementerian Agama RI, dengan demikan pembelajaran madrasah akan tetap menjamin keamanan, kesehatan, dan keselamatan siswa, serta pelaksanaan pembelajaran bermutu akan tetap bisa dirasakan oleh siswa madrasah baik pada masa pemberlakuan PSBB maupun pada saat penerapan new normal.
 Siswa setiap harinya hanya akan fokus pada materi mata Pelajaran Utama dan Pengembangan Diri ataupun Peminatan serta kerampilan, yang tentunya akan dapat menumbuh kembangkan berbagai kompetensi siswa-siswi MTsN 1 Rokan Hulu
Meski demikian, Ngatirul Asran berharap  kegiatan pembelajaran tetap berjalan meski dalam masa pandemi corona dan tetap semangat dalam menuju madrasah hebat bermartabat.***(Eel)