Rokan Hilir (Kemenag) - Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I pada Kamis, 27 November 2025, bertempat di aula KUA Rimba Melintang. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam merumuskan program kerja organisasi guna memperkuat kontribusi penyuluh agama di tengah masyarakat.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Rokan Hilir, H. Tarmizi dan turut dihadiri oleh Kepala KUA Rimba Melintang, H. Majemuk, Ketua IPARI Kabupaten Rokan Hilir, Yusmondra serta seluruh pengurus dan Penyuluh Agama se-Kabupaten Rokan Hilir.
Dalam sambutannya, H. Tarmizi menegaskan bahwa keberadaan IPARI sangat penting dalam memperkuat peran penyuluh sebagai garda terdepan pembinaan umat. "Rakerda ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menyusun program-program strategis yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan visi Kementerian Agama," ujarnya.
Selain itu, H. Tarmizi menyoroti pentingnya kedisiplinan bagi setiap penyuluh agama. Ia menegaskan bahwa disiplin bukan hanya dari pelaksanaan tugas dan pengembangan ilmu, tetapi juga dari kehadiran serta penampilan. Ia menekankan bahwa penyuluh agama adalah figur yang menjadi sorotan masyarakat, sehingga setiap aspek diri perlu mencerminkan keteladanan.
"Penyuluh agama adalah wajah pertama yang dilihat masyarakat. Karena itu, disiplin dalam tugas, ilmu, kehadiran, hingga penampilan adalah bentuk keteladanan yang tidak bisa ditawar," ujar H. Tarmizi.
Sementara itu, Yusmondra yang memimpin jalannya rapat menekankan pentingnya kolaborasi dan kebersamaan di internal organisasi. Menurutnya, penyuluh agama memerlukan wadah yang kuat untuk meningkatkan kompetensi, memperluas jaringan, dan memastikan pelayanan keagamaan berjalan optimal.Â
"Melalui Rakerda I ini, kita berharap lahir rumusan kerja yang nyata, terukur, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Rohil," tuturnya.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam pada KUA Batu Hampar, Syafruddin, menyampaikan rasa syukur dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk memperkuat kebersamaan antarpenyuluh.
"Kegiatan ini memberikan energi baru bagi kami. Selain mempererat silaturahmi, ia juga memperkokoh kebersamaan dalam menjalankan tugas kepenyuluhan," ujarnya.
Syafruddin juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam bertugas dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Ia berharap ada pertemuan lanjutan agar program yang telah dibahas dapat ditindaklanjuti secara optimal.
"Kami berharap ada pertemuan susulan, agar setiap program yang sudah dirumuskan dapat difollow up dengan lebih sempurna dan tepat sasaran," tambahnya.
Rangkaian Rakerda berjalan lancar dengan pembahasan meliputi evaluasi program, perumusan rencana kerja dan anggaran, serta penguatan peran penyuluh dalam konteks pelayanan keagamaan, moderasi beragama, dan pemberdayaan masyarakat dan lainnya. (Humas)