Meranti (Kemenag) — IPARI Kecamatan Rangsang Pesisir melaksanakan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMP Negeri 5 Rangsang Pesisir yang terletak di Desa Sokop. Rabu (19/11). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Sulman.
Dalam sambutannya, Sulman menegaskan pentingnya pembinaan remaja dalam memperkuat karakter serta pemahaman keagamaan yang seimbang. “BRUS ini menjadi ruang bagi remaja untuk memahami nilai keagamaan secara moderat. Kita ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, toleran, dan mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman,” ujarnya.
Sulman juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap semangat menempuh pendidikan, meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.
“Anak-anak harus tetap berjuang melanjutkan pendidikan. Walaupun ada banyak keterbatasan, jangan pernah menyerah. Pendidikan adalah kunci masa depan dan bekal untuk meraih cita-cita,” pesan Sulman.
Turut hadir Kepala Subbag Tata Usaha yang juga Plt. Kasi Bimas Islam, Misyamto, dan Kepala KUA Rangsang Pesisir, Junaidi. Misyamto menekankan pentingnya moderasi beragama dalam pembinaan remaja.
“Pemahaman moderat sangat penting ditanamkan sejak dini agar anak-anak mampu menghindari paham ekstrem dan menjalani kehidupan secara damai,” ujarnya.
Kegiatan BRUS mendapat sambutan positif dari guru dan siswa. Salah satu guru SMPN 5 Rangsang Pesisir, Ernawati, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Anak-anak membutuhkan edukasi seperti ini agar mereka lebih memahami nilai agama, etika pergaulan, serta pentingnya saling menghormati,”ungkapnya.
Materi dalam BRUS disampaikan oleh para penyuluh agama, termasuk ldawati, yang menyoroti isu pencegahan kenakalan remaja.
“Kami memberikan pemahaman kepada para siswa tentang cara mencegah pergaulan bebas, anti-bullying, serta risiko kenakalan remaja lainnya. Tujuannya agar mereka mampu menjaga diri, menghargai teman, dan membangun lingkungan sekolah yang aman dan positif,” jelasnya.
Desa Sokop dikenal sebagai salah satu desa yang aktif dalam menguatkan nilai-nilai moderasi beragama di Kabupaten Kepulauan Meranti. Harmoni masyarakat terjaga melalui dialog, kerja sama sosial, dan pemahaman keagamaan yang menyejukkan. Kemenag Meranti terus mendorong nilai toleransi, komitmen kebangsaan, anti-kekerasan, dan penerimaan perbedaan sebagai budaya bersama di Desa Sokop. (t)