0 menit baca 0 %

IPHI KABUPATEN BENGKALIS LAKSANAKAN MUSDA

Ringkasan: Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4...

Bengkalis (Humas) – Selama dua hari Ikatan persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Bengkalis mengadakan Musyawarah Daerah (MUSDA) II Kabupaten Bengkalis. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 1 – 2 Oktober 2013 ini mengambil tempat pembukaan di Gedung Daerah Datuk  Laksamana Raja Di laut Bengkalis dan acara MUSDA bertempat di Hotel Panorama Bengkalis. Hadir dalam kesempatan ini Bupati Bengkalis yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis Drs. H. Burhanuddin, MA, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis Drs. H. Jumari, Ketua DPW IPHI Provinsi Riau H. Asyari Nur dan Rombongan,  Kepala Dinas, Badan, Lembaga dan organisasi Keislaman, Ketua DPD IPHI Kab. Bengkalis Drs. H. Sulaiman Zakaria, beserta  Anggota, Ketua dan Anggota Perwakilan DPC IPHI Kecamatan Se- Kabupaten Bengkalis sebagai Peserta, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan se- Kabupaten Bengkalis sebagai peninjau.

 

Dalam sambutannya Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan MUSDA II IPHI Kabupaten Bengkalis ini diikuti oleh 8 DPC IPHI Kecamatan yakni Kecamatan Bengkalis, Bantan, Bukit Batu, Siak Kecil, Pinggir, Mandau, Rupat dan Rupat Utara. Dalam MUSDA II IPHI kali ini akan dibahas kepengurusan IPHI Kabupaten Bengkalis periode Tahun 2013-2018 karena masa jabatan IPHI Kabupaten Bengkalis sudah habis serta program-program IPHI Kabupaten Bengkalis kedepan lainnya. Tutur Drs. H. A. Rahman D.

 

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musda IPHI kali ini sangatlah penting disebabkan karena dua hal. Yakni pertama, dalam MUSDA ini tentunya akan melakukan evaluasi dan refleksi terhadap pelaksanaan program yang telah berjalan. Kedua, dalam MUSDA ini juga akan dibahas masalah kepengurusan IPHI untuk lima tahun yang akan datang, selain itu juga tugas IPHI ada dua periode pembinaan yaitu sebelum ibadah haji (Pra haji) dan sesudah ibadah haji (pasca Haji). pembinaan pra haji, jamaah diarahkan kepada kemandirian sejak pendaftaran sampai pelaksanaan ibadah hajinya. Sedini mungkin jamaah harus diberi informasi seluas-luasnya dan sejelas-jelasny, mereka harus tahu secara jelas bagaimana cara, waktu, tempat, dan syarat-syarat pendaftaran haji serta biaya yang harus dibayar. pembinaan pasca haji, jamaah haji diarahkan untuk menjaga dan melestarikan kemabruran haji. Indikator-indikator kemabruran haji harus nampak dan jelas. Tutur Drs. H. Jumari.

 

Drs. H. Asyari Nur sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah menyampaikan agar organisasi Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) agar dapat membantu dalam memberi informasi kepada masyarakat tentang ibadah haji. Untuk kedepan organisasi IPHI harus memanfaatkan potensi yang ada, seperti pengurus IPHI yang memiliki potensi pada bidang kesehatan, pendidikan, Ekonomi dan lainya. Rencananya juga IPHI Provinsi Riau akan membangun Sekolah dan Majelis Taklim.

 

Bupati Bengkalis dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris daerah Kabupaten Bengkalis menyampaikan bahwa momentum musda hendaknya menjadi wahana untuk mengevaluasi diri sejauh mana kita memberi manfaat kepada masyarakat. IPHI agar dapat menjembatani masyarakat untuk menjalankan Visi dan Misi Kabupaten Bengkalis. Peran IPHI sebagai corong terdepan masyarakat dibidang agama terutama masalah Haji. IPHI bengkalis hendaknya menjadi pioner perubahan kepada yang lebih baik,sebagai mitra pemerintah  sehingga dapat bekerjasama dengan pemerintah. Tutur Drs. H. Burhanuddin, MA. (ana)