0 menit baca 0 %

Isi Kajian di Kampung Mandiangin, PAI KUA Kecamatan Minas Sampaikan Hadis Al-Adzkar An-Nawawiyah

Ringkasan: Siak (Kemenag) Islam adalah agama yang sempurna yang mengatur segala aspek dalam kehidupan manusia, termasuk makan dan minum yang dihalalkan dan yang diharamkan, tata cara makan dan minum yang benar, tempat makan dan minum serta hal lainnya. Hal ini disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) pada K...

Siak (Kemenag) – Islam adalah agama yang sempurna yang mengatur segala aspek dalam kehidupan manusia, termasuk makan dan minum yang dihalalkan dan yang diharamkan, tata cara makan dan minum yang benar, tempat makan dan minum serta hal lainnya. Hal ini disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Minas, Masrizal saat mengisi kajian ibu-ibu Majlis Taklim Kampung Mandiangin, Jumat (18/10/2024).

Pada kesempatan ini, Masrizal mengambil rujukan bacaan dari hadis Al-Azkar An-Nawawiyah karya al-allamah Abu Zakaria Muhyidin Yahya bi Syaraf an-Nawawi Ad-Dimsyq Damaskus, salah satu ulama besar dibidang hadis dan fiqih.

“Ada beberapa bagian dalam kajian hadis tentang bab makan minum,  terutama berdoa ketika melihat makan, membaca doa Allahuma bariklana fiimarazaqtana wa qina azaabbanar,  memulai makan dengan basmalah, Bismillahirahmanirahim. Riwayat hadis menjelaskan bahwa jika perbuatan baik tidak diawal dengan basmalah maka terputus dari rahmat Allah SWT, jika ia lupa membaca basamalah di awal makan dan minum maka bacalah bismillah awalu wa akhiruhu dan makan hendaklah dilakukan dengan tangan kanan, tidak boleh makan minum sambil berdiri hendaklah duduk,  di sunnah kan memuji makanan tidak boleh mencela makanan, disunahkan memerintahkan perlakuan baik-baik dengan menunjukkan sikap baik seperti silahkan di makan atau mari makan.” Ujar Masrizal.

Ibu-ibu Majelis Taklim sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Jarsiah selaku Kordinator Majelis Taklim dusun Muntikato Kampung Mandiangin menyampaikan bahwa kajian ini sangat bermanfaat untuk diamalkan di kehidupan sehari-hari. “Makan dan minum merupakan aktifitas sehari-hari yang kita lakukan sebagai kebutuhan pokok. Dengan adanya kajian ini kita menyadari bahwa secara spiritual dengan mengamalkan adab makan dan minum kita dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan keimanan dan menghapus dosa.” Tutur Jarsiah dengan penuh semangat.

Ditemui ditempat terpisah, Kepala KUA Kecamatan Minas, Alwis Sos memberikan apresiasi dan dukungan kepada PAI yang hadir di kampung binaan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kehadiran PAI di tengah-tengah masyarakat memberikan kontribusi besar dalam mendidik umat.” Pungkas Alwis.  (Msh/NA)