0 menit baca 0 %

Isi Kegiatan Isra' Mi'raj, PAI Pangean Ajak Muliakan Nabi Muhammad SAW

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Penyuluh Agama IsIam Non PNS Kecamatan Pangean, Suber mengisi kegiatan isra' mi'raj di SD N 017 Pulau Kumpai. Kamis, 23 Januari 2025.Kegiatan ini dihadiri oleh para siswa, guru, serta tokoh masyarakat setempat, dengan tujuan menanamkan nilai-nilai spiritual dan meningkatkan pema...

Kuansing (Kemenag) - Penyuluh Agama IsIam Non PNS Kecamatan Pangean, Suber mengisi kegiatan isra' mi'raj di SD N 017 Pulau Kumpai. Kamis, 23 Januari 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh para siswa, guru, serta tokoh masyarakat setempat, dengan tujuan menanamkan nilai-nilai spiritual dan meningkatkan pemahaman keagamaan kepada anak didik di pulau kumpai. 

Acara dimulai dengan pembukaan oleh kepala SD N 017 Pulau Kumpai yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif kepada Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pangean dalam memberikan pembinaan keagamaan melalui momentum Isya Mi'raj. Dalam sambutannya, kepala sekolah menekankan pentingnya kolaborasi antar lembaga pendidikan dan KUA untuk membentuk karakter religius siswa agar berpengetahuan agama yang baik. 

Kajian disampaikan oleh Ustad Suber Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pangean. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan makna mendalam dari peristiwa Isra' Mi'raj, yang merupakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, kemudian dilanjutkan ke Sidratul Muntaha.

Ustadz Suber menekankan beberapa poin penting dari peristiwa Isra Mi'raj, di antaranya :

1. Meningkatkan keimanan kepada Allah SWT : " Isra' Mi'raj menjadi momen untuk meningkatkan rasa iman dan akidah yang kuat kepada Allah, karena peristiwa ini sebagai suatu keajaiban yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW dan sebagai umatnya kita harus percaya atas kejadian ini". Terang ustad Suber. 

2. Pembelajaran tentang melaksanakan kewajiban shalat lima waktu : "Isra' mi'raj mengisahkan tentang bagaimana Nabi Muhammad SAW langsung bertemu dengan Allah SWT, dan ketika itulah Allah langsung memberikan perintah shalat kepada Nabi Muhammad. Shalat ini beda dengan ibadah yang lain, kalau puasa, zakat, haji itu diperintahkan oleh Allah melalui Al Qur'an, sedangkan shalat ini langsung di jemput oleh Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu kita harus melaksanakan ibadah shalat 5 waktu ini". Ajak ustadz Suber. 

Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan terkait Isra Mi'raj, baik dari aspek sejarah maupun relevansinya dalam kehidupan modern. Penyuluh memberikan jawaban yang komprehensif dan disesuaikan dengan konteks usia peserta, sehingga lebih mudah dipahami.

Acara diakhiri dengan do'a bersama yang dipimpin langsung oleh ustad suber, memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kepala SD N 017 kembali mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap agar program serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin.

" KUA Kecamatan Pangean berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program keagamaan yang inspiratif dan relevan di berbagai wilayah, guna membangun masyarakat Pangean yang religius, harmonis, dan berintegritas," ungkap Ustadz Suber. (sb)