0 menit baca 0 %

Isi Tausiah di SMPN 2 Minas, Penyuluh Agama Sampaikan Cara Hadapi Tantangan Dalam Proses Belajar

Ringkasan: <!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-ID X-NONE AR-SA </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-...

<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-ID X-NONE AR-SA </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-font-kerning:1.0pt; mso-ligatures:standardcontextual; mso-fareast-language:EN-US;} </style> <![endif]-->

Siak (Kemenag) Hujan membasahi jalanan tanah tidak menyurutkan langkah Penyuluh Agama Islam pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Minas, Masrizal untuk menyelusuri jalanan Hutan Tanaman Industri (HTI) akasia dan Perkebunan sawit  menuju lokasi binaan yakni di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Minas di Kampung Mandiangin (Jumat 29/11/2024).

Kegiatan pada SMPN 2 Minas kali ini adalah mengisi tausiah sempena menyambut momen ujian para peserta didik. Pada kesempatan ini Masrizal menyampaikan tausiah tentang Cara Menghadapi Tantangan, Ujian dan Cobaan dalam Proses Belajar. “Setiap cobaan dan ujian ada jalan keluar menuju penyelesaian, yang tidak memiliki jalan keluar dan penyelesaian adalah malas. Malas tidak memiliki jalan keluar. Seperti malas dalam belajar maka tidak ada solusinya, maka dari itu sering sering berdoa minta perlindungan kepada Allah SWT agar terhindar dari penyakit malas” ungkapnya.

Kemudian Masrizal juga menjelaskan pentingya integrasi ilmu pelajaran dengan al-Quran. “Tidak ada dikotomi ilmu pelajaran disekolah dengan al-Quran seperti ayat al Quran surah al Ghasyiyah ayat 17-20 Allah SWT berfirman “ Maka apakah mereka tidak memperlihatkan unta bagaimana dia diciptakan, dan langit bagaimana ditinggikan, dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan, dan bumi bagaimana ia dihamparkan (QS al Ghasyiyah ayat 17-20) ayat ayat tersebut berbicara tentang bagaimana hewan unta, maka dilihat secara ilmu biologi tentang hewan, langit, bumi, luas wilayah dilihat dari ilmu geografi, kehidupan manusia, warna kulit dilihat dari ilmu sosiologi” tambahnya.

Sementara itu Siti Muriati, mewakili kepala sekolah menyampaikan sambutan yang baik atas materi yang diberikan kepada peserta didik. “kepada seluruh siswa siswi untuk memperhatikan yang disampaikan oleh pameteri, betapa pentingnya semangat dalam belajar, menghindarkan malas dalam belajar, bertawakal dan doa setiap ujian dan cobaan akan selalu hadir dengan doa dan tawakal akan tuntas “ujar beliau yang juga guru IPA sekaligus kepala laboratorium.

Sementara itu, ditempat terpisah Kepala KUA kecamatan Minas Alwis, menyambut baik kegitan penyuluh yang hadir di kampung kampung binaan dimana tempat penyuluh agama bertugas. “Saya senantiasa memberikan dukungan dan menyambut baik setiap kegiatan penyuluh hadir di kampung binaan untuk memberikan pencerahan, semoga penyuluh yang hadir memberikan dampak yang baik terhadap pelayanan di bidang keagamaan” ujarnya.