0 menit baca 0 %

Istighfar dan Taubat Salah Satu Kunci Dibukanya Pintu Rezeki

Ringkasan: Kampar (Humas) - “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah SWT, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya, Dan memberinya rezeki dari arah yg tiada disangka-sangkanya”, Demikian salah satu poin yang disampaikan oleh Kepala Kantor Urusan Agama H Mendra Siswanto MSy pada Tausiyah pagi...
Kampar (Humas) - “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah SWT, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya, Dan memberinya rezeki dari arah yg tiada disangka-sangkanya”, Demikian salah satu poin yang disampaikan oleh Kepala Kantor Urusan Agama H Mendra Siswanto MSy pada Tausiyah pagi Jum’at di Musholla Miftahul ‘Ilmi Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar hari ini Jum’at (18/01). Mendra mengatakan, Hal yg paling penting dalam perhatian sebagian besar manusia adala masalah rezeki. Menurut pengamatan sejumlah umat Islam memandang bahwa berpegang dengan Islam akan mengurangi rezeki mereka. Tidak hanya sebatas itu bahkan lebih parah dan menyedihkan lagi bahwa ada sejumlah orang yang masih mau menjaga sebagian kewajiban syariat Islam tetapi mereka mengira bahwa jika ingin mendapatkan kemudahan dibidang materi dan kemapanan ekonomi hendaknya menutup mata dari sebagian hukum-hukum Islam terutama yang berkenaan dengan halal dan haram. Lebih lanjut Mendra mengatakan, banyak orang yang lupa atau pura-pura lupa bahwa Sang Khaliq tidaklah menyariatkan agama-Nya hanya sebagai petunjuk bagi umat manusia dalam perkara-perkara akhirat dan kebahagiaan mereka di sana saja. Tetapi Allah menyariatkan agama ini juga utk menunjuki manusia dalam urusan kehidupan dan kebahagiaan mereka di dunia. Bahkan doa yg sering dipanjatkan Nabi kita kekasih Tuhan Semesta Alam yg dijadikan-Nya sebagai teladan bagi umat manusia adalah “Wahai Tuhan kami karuniakanlah kepada kami kebaikan di dunia dan di akhirat dan jagalah kami dari siksa api neraka.” Allah dan rasul-Nya tidak meninggalkan umat Islam tanpa petunjuk dalam kegelapan berada dalam keraguan dalam usahanya mencari penghidupan. Tetapi sebaliknya sebab-sebab rezeki itu telah diatur dan dijelaskan. Seandainya umat ini mau memahaminya menyadarinya berpegang teguh dengannya serta menggunakan sebab-sebab itu dengan baik niscaya Allah SWT Yang Maha Pemberi rezeki dan memiliki kekuatan akan memudahkannya mencapai jalan-jalan untuk mendapatkan rezeki dari tiap arah serta akan dibukakan untuknya keberkahan dari langit dan bumi. Di antara sebab terpenting diturunkannya rezeki adalah istighfar dan taubat kepada Allah SWT Yang Maha Pengampun dan Maha Menutupi, tutup Ustadz Mendra. (Ags)