Pelalawan – Dalam rangka memperkuat ikhtiar spiritual dan mempererat
silaturahmi umat, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pelalawan dan KUA
Kecamatan Pangkalan Kuras melaksanakan kegiatan istighosah dan doa bersama.
Kegiatan ini digelar serentak pada Senin (1/9/2025) di dua lokasi berbeda
dengan tujuan memohon kekuatan serta perlindungan dari Allah Swt. agar bangsa
Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, ketenteraman, serta dijauhkan dari
berbagai perpecahan.
Di Kecamatan Pelalawan, kegiatan dipusatkan di
Jalan Tuk Lintang dan dimulai pada pukul 09.00 WIB. Kepala KUA Pelalawan,
Nasri, memimpin langsung jalannya acara yang turut dihadiri oleh para penghulu,
penyuluh, dan staf KUA. Hadir pula Kepala Dusun I Desa Lalang Kabung, Hendi,
Kepala Sekolah SDN 012 Desa Lalang Kabung, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata
(KKN) UIN Suska Riau. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan
dengan sambutan Kepala KUA, kemudian pembacaan Surah Yasin, dan ditutup dengan
doa bersama yang penuh kekhusyukan.
Dalam sambutannya, Nasri menegaskan pentingnya
ikhtiar spiritual di tengah dinamika kehidupan berbangsa. “Semoga dengan
istighosah ini, Allah meridhoi kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara agar
senantiasa penuh kedamaian, ketenteraman, dan kerukunan,” ujarnya. Ia juga
mengingatkan seluruh jamaah yang hadir untuk senantiasa menjaga persaudaraan
dan memperkokoh ukhuwah islamiyah sebagai benteng dari berbagai tantangan
bangsa.
Pada kesempatan yang sama, suasana kebersamaan
juga tampak di Kecamatan Pangkalan Kuras. Bertempat di Masjid Al Husni,
Kelurahan Sorek Satu, kegiatan istighosah dan doa bersama dilaksanakan pada
pukul 16.00 WIB. Kepala KUA Pangkalan Kuras, Ahmad Darwis, hadir bersama
sejumlah tokoh penting di antaranya Kapolsek yang diwakili Bripka Alamsyah,
Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Bakri, para penghulu dan penyuluh KUA, serta
staf KUA. Tak hanya itu, pengurus masjid se-Kelurahan Sorek Satu, Ketua BKMT
beserta anggota, serta Ketua MDI Pangkalan Kuras Suardi bersama jajaran juga
turut serta. Kehadiran lintas elemen masyarakat ini menegaskan kuatnya semangat
kebersamaan dalam menjaga keutuhan bangsa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan
dari Kepala KUA Pangkalan Kuras, kemudian dilanjutkan dengan istighosah dan doa
bersama yang dipandu oleh Ustaz Fauzi Ahmad Daud. Dalam suasana penuh haru dan
kekhusyukan, seluruh jamaah memanjatkan doa agar Indonesia terjaga dari segala
bentuk perpecahan dan senantiasa menjadi negeri yang aman, damai, serta penuh
keberkahan.
“Dengan doa yang kita panjatkan bersama, kita
berharap Allah melindungi Indonesia dari perpecahan dan menjadikannya negeri
yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, negeri yang sejahtera dan penuh
ampunan,” ungkap Ahmad Darwis. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk
menjadikan doa dan istighosah sebagai budaya, bukan hanya dilakukan ketika
bangsa menghadapi cobaan, tetapi juga dalam keseharian sebagai bentuk syukur
dan tawakal kepada Allah.
Melalui kegiatan istighosah dan doa bersama
yang digelar di dua kecamatan ini, tidak hanya menjadi sarana untuk memohon
pertolongan Allah, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan
pentingnya menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, dan menanamkan nilai-nilai
kebangsaan. Dengan semangat persaudaraan, seluruh elemen masyarakat diharapkan
dapat bersatu menjaga keutuhan NKRI.(dbs)