Pekanbaru (inmas), Istitha'ah merupakan syarat penting dalam ibadah haji. Demikian disampaikan oleh Ka. KUA Payung Sekaki Dr. H.Taufik, S.HI, M.Sy pada kegiatan manasik haji tingkat Kecamatan Payung Sekaki. Seraya membacakan Al Qur'an surat Ali Imran ayat 92. Ahad (01/05/2024).
Apa itu Istitha'ah?. Istitha'ah adalah bahasa Arab, bahasa Indonesianya adalah mampu. Mampu itu meliputi: mampu secara jasmani, mampu secara rohani, mampu secara ekonomi, mampu secara ilmu manasik dan mampu menjaga diri. Ungkap Taufik.
Mampu menjaga diri itu antara lain; tidak boleh berbuat rofas (mengeluarkan perkataan tidak senonoh), tidak boleh berbuat fusuk (perbuatan maksiat) seperti takabbur, menyakiti orang lain, zolim, dll. Tidak boleh Jidal (Perkataan/ perbuatan yang mengarah kepada perdebatan). seperti berbantah-bantah, berebut kamar, dll. Jelas Taufik.
Oleh karena itu ia berpesan kepada JCH agar dapat menjaga diri (akhlak) selama menjalankan ibadah haji. Agar mendapatkan haji yang mabrur. Akhlak itu penting, seraya membacakan hadits " innamabuitstu liutammimaa makarimal akhlak. Tuturnya. (Idris).<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_240502_084236_896.sdocx-->
Istitha'ah Syarat Penting Ibadah Haji
Ringkasan:
Pekanbaru (inmas), Istitha'ah merupakan syarat penting dalam ibadah haji. Demikian disampaikan oleh Ka. KUA Payung Sekaki Dr. H.Taufik, S.HI, M.Sy pada kegiatan manasik haji tingkat Kecamatan Payung Sekaki. Seraya membacakan Al Qur'an surat Ali Imran ayat 92.