0 menit baca 0 %

Jabrius Jas Teguhkan Tekad, Berantas Buta Aksara Al-Qur’an di SMAN 1 Teluk Kuantan

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Semangat pemberantasan buta aksara Al-Qur an terus digelorakan oleh para tokoh pendidikan dan keagamaan di Kuantan Singingi. Salah satunya penyuluh Agama Islam Kuantan Tengah, dari Jabrius Jas yang meneguhkan tekad untuk meningkatkan literasi Qur ani di kalangan pelajar khususnya...

Kuansing (Kemenag) – Semangat pemberantasan buta aksara Al-Qur’an terus digelorakan oleh para tokoh pendidikan dan keagamaan di Kuantan Singingi. Salah satunya penyuluh Agama Islam Kuantan Tengah, dari Jabrius Jas yang meneguhkan tekad untuk meningkatkan literasi Qur’ani di kalangan pelajar khususnya di SMAN 1 Kuantan Tengah., Selasa, (26/08/2025). 

Dalam kegiatan yang berlangsung di SMAN 1 Teluk Kuantan ini, Jabrius Jas menyampaikan bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an adalah pondasi utama bagi generasi muda untuk membentuk akhlak dan karakter Islami yang kuat. Menurutnya, "masih ada sebagian pelajar yang belum lancar membaca Al-Qur’an sehingga perlu adanya gerakan nyata dan berkelanjutan."

“Buta aksara Al-Qur’an harus kita berantas bersama. Anak-anak kita harus mampu membaca, memahami, dan mencintai Al-Qur’an sejak dini. Inilah bekal penting bagi mereka dalam menjalani kehidupan,” ungkap Jabrius Jas di hadapan para guru dan siswa yang berjumlah lebih kurang 30 orang. 

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. Kepala SMAN 1 Teluk Kuantan, Rohandi  Abu Bakar, menegaskan bahwa program peningkatan literasi Qur’ani akan terus dikembangkan melalui pembiasaan tadarus, ekstrakurikuler keagamaan, hingga pendampingan intensif bagi siswa yang masih kesulitan.

Dengan tekad dan kerja sama antara sekolah, orang tua, dan tokoh agama, diharapkan upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an di Kuansing dapat berjalan optimal sehingga lahir generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing.( Pri )