0 menit baca 0 %

Jadi Pembina Apel, Kabid Urais Sampaikan 3 Poin Penting Program Keagamaan dan Lingkungan

Ringkasan: Riau (Kemenag) Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Kabid Urais) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, H.M Muhammad Fakhri, bertindak sebagai Pembina Apel Mingguan di Lapangan Terbuka Kanwil Kemenag Riau pada Senin (21/4/2025). Dalam kesempatan tersebut, Fakhri menyampaikan tiga poin penting...

Riau (Kemenag) – Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Kabid Urais) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, H.M Muhammad Fakhri, bertindak sebagai Pembina Apel Mingguan di Lapangan Terbuka Kanwil Kemenag Riau pada Senin (21/4/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Fakhri menyampaikan tiga poin penting yang menjadi fokus utama untuk meningkatkan pelayanan keagamaan, mendukung program lingkungan, serta memperingati hari-hari besar nasional.

Fakhri pertama-tama menyoroti pentingnya Program Masjid Ramah Pemudik yang akan membantu kenyamanan pemudik selama perjalanan.

"Sebanyak 778 masjid singgah disiapkan di Provinsi Riau untuk menampung sekitar 80.000 pemudik yang melewati jalur utama provinsi ini," ujar Fakhri.

Program ini bertujuan memberikan fasilitas untuk ibadah, istirahat, dan kebutuhan lainnya bagi para pemudik yang melintasi Riau pada musim mudik tahun ini.

Selain itu, Fakhri juga mengingatkan tentang Peringatan Hari Kartini, yang jatuh pada 21 April. Ia mengajak seluruh pegawai untuk merenungkan peran Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, khususnya dalam dunia pendidikan dan pemberdayaan perempuan di lingkungan keagamaan.

Namun, poin yang paling menarik perhatian adalah peluncuran Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa dalam rangka Peringatan Hari Bumi ke-55 pada 22 April 2025. Fakhri mengungkapkan bahwa pada hari tersebut, Kemenag Riau akan menjadi tuan rumah untuk acara peluncuran gerakan penanaman pohon yang bertujuan melestarikan lingkungan hidup di seluruh Indonesia.

"Gerakan ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, khususnya pada poin ke-8 tentang kesadaran ekologi. Kami berharap seluruh masyarakat dan pegawai Kemenag dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung keberlanjutan program ini," tambah Fakhri. (*)