Dumai (Inmas) – Jumat (13/11/2020), atas inisiasi Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. H. Ade A. Yani, jajaran ASN Kantor Kemenag Dumai mengadakan acara tahlilan dan memanjatkan doa bersama untuk mendiang Saerah binti Manih, orang tua (Ibunda) dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai yang wafat pada Selasa, 10 November 2020 yang lalu. Acara tahlilan dan pemanjatan doa ini dilakukan sebagai pengganti pembinaan kerohanian yang ditiadakan pada hari ini.
Pembacaan Surah Yasin dipimpin oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. H. Ade A. Yani, dan pembacaan wirid dan doa dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. H. Sudarmanto. Lanjut dalam arahannya, Kasubbag TU, H. Ade A. Yani mengatakan bahwa ibadah tidak hanya ibadah ritual kepada Allah, tetapi juga termasuk habluminannas, peduli dengan sesama.
“Di alam kubur tidak ada kesempatan untuk beribadah lagi kecuali amal jariyah. Orang-orang yang sudah di alam kubur ingin kembali ke dunia untuk beribadah kepada Allah, ibadah ini tidak hanya salat, zakat, puasa, dan haji, tetapi juga termasuk sikap kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.” Ucap H. Ade A. Yani.
“Hari ini adalah bukti nyata bahwa kita tidak dapat menerka hidup kita. Kalau Umur Nabi Muhammad SAW 63 tahun, kita yang sudah berada di angka 50 tahunan ini hanya seperti tinggal segaris menuju akhir tersebut. Bisa kah kita sampai kepada umur Nabi? ujung dari hidup didunia ini apa yang kita harapkan?. Mempunyai harta yang berlimpah belum tentu dapat dinikmati”. Ujarnya.
“Kita dituntut untuk mencintai dan membenci secukupnya. Sama halnya dengan mencintai dunia ini jangan sampai membuat kita gila dan silau. Karena kita akan meninggalkan semua yang kita miliki saat ini. Tidak ada yang abadi. Di akhirat nanti kita akan dimintai pertanggungjawaban tentang apa saja yang kita lakukan selama hidup di dunia”. Tutup Kasubbag TU. (Arief)