Rokan Hilir (Kemenag) - Jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bagan Sinembah menghadiri Kenduri Akbar Kampung se-Kecamatan Bagan Sinembah Raya (Basira) yang berlangsung khidmat dan penuh keakraban pada Senin (17/11/2025) malam. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk syukur atas 11 tahun berdirinya Kecamatan Basira.
Kegiatan yang semula direncanakan berlangsung di halaman Kantor Camat Basira tersebut terpaksa dipindahkan ke rumah dinas camat akibat hujan yang mengguyur lokasi. Kenduri diisi dengan makan bersama, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tahlil, dan doa.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran KUA turut berperan aktif. Pembacaan kafiyat dan ayat suci Al-Qur’an dipandu oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) Muliadi yang juga Ketua MUI Kecamatan Balai Jaya. Tahlil dipimpin langsung oleh Kepala KUA Bagan Sinembah, Firdaus, sementara doa dibawakan oleh Zulfikar.
Camat Basira, Iswandi Putra, menyambut baik kehadiran rombongan KUA yang dinilai memberi warna dan kontribusi penting dalam pelaksanaan kenduri akbar ini.
Usai prosesi kenduri, jajaran KUA memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi mengenai optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa/kepenghuluan. Penguatan UPZ dinilai penting untuk memaksimalkan pengelolaan zakat hasil pertanian, khususnya komoditas sawit yang melimpah di Basira.
"Hasil pertanian masyarakat di Basira sangat besar, namun zakatnya belum terkoordinir dengan baik sehingga manfaatnya tidak dirasakan secara optimal. Jika zakat pertanian ini dikelola melalui UPZ secara terstruktur, saya yakin tidak ada lagi masyarakat miskin di wilayah kita," ujar Ibrahim Sazali Sihombing.
Pandangan tersebut diamini oleh Zulfikar, yang mendorong pembentukan tim di setiap desa/kepenghuluan untuk mengambil zakat pertanian dari para petani sawit.
Camat Basira, Iswandi Putra menyambut serius usulan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti. "Dalam waktu dekat, kita akan merumuskan langkah-langkah pembentukan UPZ agar bisa segera berjalan optimal," tegasnya.
Sementara itu, Kepala KUA Bagan Sinembah, Firdaus, menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendukung pembentukan dan penguatan UPZ.
"Di Kecamatan Basira ini, kami memiliki empat pegawai KUA, dua penyuluh agama, dan dua staf yang siap membantu proses pembentukan UPZ Kepenghuluan dan Kecamatan. Setelah terbentuk, kami juga akan memfasilitasi penerbitan SK UPZ dari BAZNAS Rokan Hilir," ungkapnya.
Firdaus juga menekankan bahwa keberadaan UPZ yang aktif dan tertib administrasi akan berdampak besar pada kesejahteraan masyarakat.Â
"Penguatan UPZ adalah langkah strategis. Melalui pengelolaan zakat yang transparan dan tepat sasaran, program pemberdayaan dapat menyentuh masyarakat desa secara langsung," tambahnya.
KUA Bagan Sinembah juga berkomitmen memberikan pendampingan teknis dan sosialisasi berkelanjutan kepada perangkat desa mengenai tata kelola UPZ, mulai dari mekanisme pengumpulan, pencatatan, hingga pelaporan sesuai regulasi syariah dan peraturan perundang-undangan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, alim ulama, serta perwakilan instansi se-Kecamatan Basira, menjadikan acara ini sebagai momentum penting memperkuat sinergi antarinstansi. (HH/Humas)