Meranti(Kemenag)– MAN 1 Kepulauan Meranti menyambut kunjungan SMPN 3 Tebing Tinggi Barat dalam rangka studi tiru terkait Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Aula Madrasah MAN 1 Kepulauan Meranti pada Kamis(16/01/2025).
Kedatangan Rombongan SMPN 3 Tebing Tinggi Barat di sambut langsung oleh Kepala MAN 1 Kepulauan Meranti, Wakil Kepala Bidang Kurikulum dan para guru serta siswa MAN 1 Kepulauan Meranti. Kegiatan ini dibuka dengan penampilan Tari Persembahan dan Penampilan Nasyid dari siswa madrasah dilanjutkan dengan ramah tamah dan pemaparan materi.
Ditelisik dari sisi terminologi, ecoprint berasal dari kata eco atau ekosistem yang berarti lingkungan hayati atau alam dan print artinya cetak. Sistem dengan menjiplak dedaunan kemudian merebusnya, tidak berbeda dengan pembuatan batik, maka istilah ini sering dikenal dengan ecoprint.
Kepala MAN 1 Kepulauan Meranti Nuryaningsih menyambut baik kunjungan dari SMPN 3 Tebing Tinggi Barat dan berharap bahwa kegiatan studi tiru ini dapat memberikan manfaat bagi kedua sekolah. “Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi SMPN 3 Tebing Tinggi dalam mengimplementasikan program P5," tutur Yani.
Kepala Madrasah juga mengucapkan rasa terimakasih atas kepercayaan yang diberikan.
"Terima kasih atas kepercayaan SMPN 3 Tebing Tinggi kepada kami, Kolaborasi antar sekolah dalam meningkatkan kesiapsiagaan siswa sangat penting untuk membangun siswa yang tangguh dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” ujar Yani.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 3 Tebing Tinggi, Sesi Suswanti menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh MAN 1 Kepulauan Meranti.
“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan ini dan berharap dapat membawa pulang banyak pelajaran berharga dari pengalaman yang kami dapatkan di MAN 1 Kepulauan Meranti. Semoga dengan ini kami dapat meningkatkan pengetahuan siswa kami,” pungkasnya.
Siswa dari SMPN 3 Tebing Tinggi Barat di bersama siswa MAN 1 Kepuluan Meranti dibawah bimbingan guru Siti Maria Ulva melaksanakan proses pembuatan ecoprint.
Seperti kegiatan pembelajaran keterampilan lainnya kegiatan ini berhasil menghasilkan beberapa produk batik ecoprint yang menawan.
Acara studi tiru ini diakhiri dengan sesi praktek pembuatan ecoprint siswa SMPN 3 bersama Siswa MAN 1 Kepulauan Meranti. Para peserta mendiskusikan berbagai aspek terkait implementasi produk ecoprint serta berbagi pengalaman dan tips dalam menjalankan program tersebut. Semangat kolaboratif yang tercipta dalam acara ini diharapkan dapat menjadi modal berharga bagi kedua sekolah dalam memperkuat pengetahuan siswa di komunitas mereka masing-masing. (Ian)