Kuansing (Kemenag). Dalam rangka meningkatkan pemahaman pelajar terhadap Al Qur an, Penyuluh Agama Islam KUA Pangean, Abandri, melakukan koordinasi dengan pihak SMP Negeri 4 Pangean. Senin (29/09/2025).
Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah serta guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk membahas langkah-langkah konkret pemberantasan buta aksara Al Qur an di kalangan pelajar SMP N 4 Pangean.
Abandri menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah dan KUA dalam membangun generasi Qur ani.Â
Buta aksara Al Qur an bukan hanya persoalan teknis membaca, tetapi juga pemahaman yang mendalam. Melalui kerjasama ini, kita berharap siswa tidak hanya bisa membaca, namun juga mengamalkan nilai-nilai Al Qur an dalam kehidupan sehari-hari, ujarnya.
Kepala SMP Negeri 4 Pangean, Ajaswan, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, program yang dirancang bersama ini akan memberi dampak positif bagi perkembangan karakter siswa.Â
Kami siap mendukung penuh kegiatan ini. Insya Allah, melalui pembinaan rutin, siswa-siswi kami akan semakin cinta Al Qur an, ungkapnya.
Sementara itu, guru PAI yang turut hadir, Azizah Auliyah menambahkan,Â
Kerjasama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pendidikan agama di sekolah. Dengan adanya bimbingan dari penyuluh, siswa lebih terarah dalam belajar Al Qur an.
Dengan langkah ini, KUA Pangean bersama SMP Negeri 4 Pangean berharap dapat mencetak generasi muda yang literat Al Qur an dan berakhlak mulia. (ABN)