Kuala Kampar (Kemenag) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuala Kampar bersama Pemerintah Kecamatan Kuala Kampar menyelenggarakan kegiatan penyambutan jemaah umrah pada Rabu (01/10/2025), bertempat di halaman Masjid Raya Al Amilin, Jalan Imam Taher, Kuala Kampar. Kegiatan yang dimulai pukul 12.15 WIB ini menjadi momen yang sarat makna bagi jemaah, keluarga, dan masyarakat setempat.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Kuala Kampar, Kepala KUA Kecamatan Kuala Kampar beserta staf, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kecamatan, tokoh agama, Lurah Teluk Dalam, jemaah Masjid Al Amilin, serta para keluarga jemaah umrah. Suasana kebersamaan tampak begitu kental, menggambarkan ikatan kekeluargaan dan kepedulian yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Kecamatan Kuala Kampar menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kembalinya para jemaah dari Tanah Suci dalam keadaan sehat dan penuh semangat keagamaan. Ia juga menekankan bahwa penyambutan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan terhadap ibadah yang telah dilaksanakan dan sarana untuk mempererat ukhuwah islamiyah.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang penyambutan, tetapi juga mampu memupuk semangat beribadah masyarakat. Keberangkatan jemaah umrah ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi warga lainnya untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci,” ujar Kepala KUA dalam sambutannya.
Acara penyambutan juga diisi dengan sambutan dari perwakilan jemaah umrah yang mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran ibadah yang telah mereka jalani, serta rasa terharu atas sambutan hangat dari pemerintah dan masyarakat. Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilestarikan agar para jemaah merasa dihargai dan semakin mencintai ibadah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu tokoh agama, memohon keberkahan dan kesehatan bagi para jemaah serta kebaikan bagi seluruh masyarakat Kuala Kampar. Setelah doa, kegiatan dilanjutkan dengan saling bersalaman antara para jemaah dan hadirin, sebagai simbol keharmonisan dan kasih sayang dalam bingkai ukhuwah islamiyah.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, semangat untuk menunaikan ibadah haji dan umrah di kalangan masyarakat diharapkan terus tumbuh. Selain sebagai bentuk apresiasi, kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran dan inspirasi bagi masyarakat luas agar semakin mencintai ibadah dan mempererat hubungan dengan sesama.(dbs)