0 menit baca 0 %

Jangan Ada Cabang MTQ yang Dianak- Tirikan

Ringkasan: Pelalawan (Humas)- Cabang yang diperlombakan dalam MTQ hendaklah secara adil, mulai dari perlakuan perserta pada golongan/ cabang MTQ, sampai hadiah yang diberikan, seperti pada cabang seni tilawah yang dipandang sangat istimewa dibading cabang lain. Karena semua cabang/ golongan yang di Musabaqahka...
Pelalawan (Humas)- Cabang yang diperlombakan dalam MTQ hendaklah secara adil, mulai dari perlakuan perserta pada golongan/ cabang MTQ, sampai hadiah yang diberikan, seperti pada cabang seni tilawah yang dipandang sangat istimewa dibading cabang lain. Karena semua cabang/ golongan yang di Musabaqahkan memiliki keistimewaan masing- masing. "Kondisi saat ini ada kecendrungan meng-anaktirikan cabang/ golongan tertentu dalam MTQ, akibatnya cabang/ golongan yang diistimewakan banyak digandrungi peminat, sementara cabang lain minim peminat. Selain itu, motivasi peserta golongan/ cabang lain berkurang akibat perlakuan istimewa yang tidak seimbang tersebut," terang Kakankemang Pelalawan, H Zulkifli, Selasa (29/11). Padahal, kata Zulkifli, cabang/ golongan lain yang diperlombakan dalam MTQ semua istimewa, seperti cabang Tafsir, Tahfiz, Khat dan Syarhil. Khususnya pada cabang Tahfiz dan Tafsir merupakan satu cabang yang sangat sulit dan sangat sulit mencari seorang yang ahli dalam bidang tersebut. Padahal, dasar untuk membumikan al qur` an adalah tahfiz dan hadis. Untuk itu, kedepan kita berharap pantia MTQ dapat memperhatikan kondisi ini, janganlah ada perbedaan antara cabang satu dengan cabang lain, perlakuan maupun hadiah," harapnya. (msd)