Kemenag (Kuansing)Singingi Hilir – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menggencarkan pembinaan spiritual kepada masyarakat melalui kegiatan dakwah dan penyuluhan keagamaan. Salah satu kegiatan yang berlangsung dan berkesinambungan adalah penyampaian kultum (kuliah tujuh menit) sebelum pelaksanaan ibadah Sholat Zhuhur berjamaah di lingkungan KUA Singingi Hilir.
Kultum disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Singingi Hilir, H. Isnaini, S.Ag, di Masjid Besar Istiqomah Desa koto baru dengan mengangkat tema "Sesibuk Apapun Anda, Jangan Pernah Tinggalkan Sholat." Dalam kultumnya, H. Isnaini menekankan bahwa sholat adalah ibadah paling utama dalam Islam, dan menjadi ibadah pertama yang akan dihisab di hari kiamat kelak.
“Jangan pernah lalai, apalagi meninggalkan sholat. Karena dari sholat, semua amal lainnya akan ikut menentukan baik tidaknya,” ujar H. Isnaini.
Ia menambahkan, kemerdekaan yang sejati tidak hanya terbatas pada aspek lahiriah, namun juga mencakup kemerdekaan dalam keimanan dan ketakwaan. Menurutnya, setiap muslim harus mampu merdeka dari bujuk rayu syaitan yang senantiasa menggoda manusia untuk meninggalkan kewajiban utamanya, yakni mendirikan sholat.
“Merdeka itu juga berarti bebas dari keterikatan hawa nafsu yang menjauhkan kita dari Allah SWT. Sholat adalah tameng kita dari godaan itu,” lanjutnya.
Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti majelis tersebut. Seluruh jamaah tampak antusias menyimak setiap pesan yang disampaikan, dan mengamini pentingnya menjaga kedisiplinan dalam menunaikan sholat lima waktu di tengah kesibukan duniawi.
Kepala KUA Singingi Hilir, Zulfikar Ali, S.Ag, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa kontribusi penyuluh agama sangat strategis dalam menguatkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi peran aktif dari para penyuluh agama, terutama dalam mengisi waktu-waktu ibadah dengan siraman rohani. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut secara rutin, sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan,” ungkap Zulfikar.
Harapan ke Depannya
KUA Singingi Hilir berharap kegiatan kultum sebelum sholat fardhu berjamaah dapat menjadi agenda rutin di masjid-masjid, kantor, dan lingkungan pendidikan di wilayah tersebut. Selain memperkuat hubungan spiritual antara hamba dengan Allah SWT, kegiatan ini juga diharapkan menjadi media edukasi keagamaan yang praktis dan menyentuh langsung kebutuhan rohani masyarakat.
Melalui semangat kebersamaan dan keistiqomahan dalam ibadah, diharapkan Kecamatan Singingi Hilir dapat menjadi kawasan yang religius, berakhlak mulia, dan menjadi teladan dalam pelaksanaan kehidupan beragama yang damai dan harmonis.(MB)