JCH Kloter 3 Embarkasi Batam Jalankan Ibadah Arbain
Ringkasan:
Madinah (Humas)- Jamaah Calon Haji (JCH) Riau yang tergabung dalam embarkasi Batam saat ini tengah menjalani rangkaian ibadah Arbain atau sholat wajib selama 40 waktu di Masjid Nabawi, Madinah. Kondisi JCH Kloter 3 seperti yang diinformasikan oleh TPIH 1431 H/ Tahun 2010, HA Jalaluddin melalui via t...
Madinah (Humas)- Jamaah Calon Haji (JCH) Riau yang tergabung dalam embarkasi Batam saat ini tengah menjalani rangkaian ibadah Arbain atau sholat wajib selama 40 waktu di Masjid Nabawi, Madinah. Kondisi JCH Kloter 3 seperti yang diinformasikan oleh TPIH 1431 H/ Tahun 2010, HA Jalaluddin melalui via telpon, Selasa (19/10) baik-baik saja walau cuaca panas dan perubahan cuaca cukup ekstrim.
"Cuaca hari ini di Madinah cukup panas, tapi JCH kloter 3 Embarkasi Batam alhamdulillah sehat-sehat saja. Kalaupun ada JCH yang kurang fit karena terserang penyakit ringan seperti flu dan panas dalam. Selain itu, ada JCH yang mengalami kehilangan HP dan uang sekitar 3500 real," terang Jalaluddin.
Untuk itu, ia meminta agar JCH Riau khususnya kloter 3 Embarkasi Batam dapat lebih menjaga kesehatan dan mewaspadai tindakan kriminal seperti pencopetan dan sebagainya. Karena, kasus kehilangan atau kecopetan sudah banyak yang menimpa jamaah haji Indonesia. "Walau saat ini jamaah Riau masih baik-baik saja, namun kita tetap menghimbau jamaah agar waspada terhadap perubahan cuaca secara ekstrim di Madinah saat melaksanakan ibadah Arbain, termasuk mengantisipasi barang-barang bawaan karena sudah cukup banyak kasus kehilangan atau kecopetan yang menimpa JCH Indonesia," himbaunya.
Menurutnya, jamaah haji yang saat ini berada di Madinah, melakukan ziarah dan lain sebagainya itu harus menggunakan masker atau penutup mulut sebagai pelindung. Kemudian jangan lupa untuk banyak minum air mineral. Walaupun kelihatannya tidak haus, tapi kelembaban disini sangat kurang. Sehingga ini akan mudah mengakibatkan dehidrasi.
"Aktifitas kita banyak dilakukan luar pemondokan, dengan cuaca yang ekstrim kadang panas dan tiba-tiba dingin harus diantisipasi betul oleh JCH, karena kondisi tubuh akan mempengaruhi rangkaian ibadah yang akan kita lakukan. Apalagi, setelah Arbain, rangkaian kegiatan ibadah akan dilanjutkan ke Makkah," jelasnya. (msd)