ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa berdasarkan laporan rutin yang diterimanya dari petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Rohul Ahmadi SHI dari Arab Saudi, bahwa JCH Rohul di Makkah tidak mengalami kesulitan soal makanan dan minuman sehari-hari, khususnya terkait dengan selera masakan.
Ahmadi SHI yang juga Kepala KUA Tambusai Utara menyatakan bahwa JCH Rohul tidak mengalami kesulitan soal makanan, sebab di An-Nawal Golden Hotel, tempat JCH Rohul menginap, terdapat restoran Indonesia dengan harga terjangkau, sehingga para JCH cukup belanja di sini.
Selain itu, ada alternative lain, yaitu membeli makanan yang dijajakan oleh mukimin Indonesia di Makkah, yang dijajakan di depan hotel, dengan menu yang beraneka ragam, seperti Nasi Goreng, Nasi Uduk, Nasi Putih, Ikan Goreng, Tempe Goreng, Tahu Goreng, dan lain sebagainya, tegas Ahmadi.
Kakan Kemenag Rohul menyatakan, salah satu persoalan yang dihadapii di Arab Saudi adalah persoalan makanan dan minuman yang menunya tidak sesuai dengan lidah orang Indonesia, akibatnya selera makan berkurang, daya tahan tubuhpun ikut menurun.
Syukurlah di Hotel An-Nawal Golden, maktab 305 yang berada di daerah Jumaizah ini, tersedia restoran dan bahkan tersedia juga makanan yang dijajajakan secara khusus oleh mukimin Indonesia. Tentulah selera akan cocok, kesehatan akan membaik, motivasi ke masjidil harom meningkat, dan insya Allah memperoleh haji mabrur, papar Ahmad Supardi.
Ahmadi dari Makkah juga melaporkan, bahwa secara umum JCH Rohul berada dalam keadaan sehat wal afiat. Hanya ada satu orang yang masih dirawat di BPHI Makkah yaitu JCH atas nama Siabah bin Yakub Lubis, namun kesehatannya sudah mulai membaik dan telah dapat melaksanakan ibadah umroh.
Saat ini JCH Rohul pada umumnya, melaksanakan kegiatan sholat berjamaah di Masjidil Harom dan ada juga yang melaksanakan Thowaf sunat dan bahkan Umroh sunat. Namun ada juga yang hanya sholat berjamaah di hotel, khususnya JCH lansia, dalam rangka menghemat tenaga persiapan wukuf 9 Zulhijjah yang akan datang, tegas Ahmadi.***(Ash)