XIII Koto Kampar ( Kemenag )--Menyongsong pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun Pelajaran 2025, Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Syekh Jaafar menggelar musyawarah bersama orang tua/wali murid kelas VIII pada Jumat, 1 Agustus 2025. Kegiatan ini bertempat di aula madrasah, dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Meiriska Nirmala Dewi, M.Pd., serta dihadiri Kepala Madrasah, Komite Madrasah, dan seluruh wali murid kelas VIII.
Dalam sambutannya, Meiriska menyampaikan bahwa ANBK merupakan program nasional dari Kementerian Agama RI yang bertujuan menilai mutu pendidikan di satuan pendidikan, termasuk madrasah. ANBK bukan sekadar ujian biasa, tetapi sebuah alat ukur untuk menilai literasi, numerasi, karakter siswa, serta kondisi lingkungan belajar secara keseluruhan.
“Hasil dari ANBK akan menjadi bahan evaluasi dan refleksi bagi kita semua, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan madrasah ke depan,” jelas Meiriska di hadapan para wali.
Kepala MTsS Syekh Jaafar, Ramijas, S.Pd.I., dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi antara madrasah dan wali murid demi kesuksesan pelaksanaan ANBK tahun ini. Ia mengajak para orang tua untuk turut serta mempersiapkan anak-anak, baik secara mental maupun akademik.
“Kami sangat mengharapkan dukungan dari Bapak dan Ibu sekalian. Awasi dan dorong anak-anak agar rajin belajar di rumah. Tidak kalah penting, kami juga berharap partisipasi dalam mendukung kebutuhan teknis seperti penyediaan paket internet,” ujar Ramijas.
Sementara itu, Ketua Komite MTsS Syekh Jaafar dalam pernyataannya menyampaikan bahwa musyawarah ini penting sebagai ajang komunikasi terbuka antara pihak madrasah dan orang tua siswa. Ia menegaskan, persiapan ANBK tidak hanya sebatas perangkat teknis, tetapi juga menyangkut komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung.
“Gladi ANBK direncanakan akan digelar pada 18 Agustus 2025 dalam dua sesi. Melalui musyawarah ini, kita ingin memastikan bahwa siswa, sarana, dan prasarana benar-benar siap,” ujarnya.
MTsS Syekh Jaafar terus mendorong transformasi pendidikan berbasis data dan evaluasi berkelanjutan. Melalui ANBK, madrasah berharap dapat memotret kondisi riil pendidikan dan mengambil langkah-langkah strategis untuk perbaikan di masa mendatang. ( fatmi/Rmj )