Kampar (Inmas)- Guna memetakan dan meningkatkan kualitas kepala, guru dan pengawas di Riau, Kanwil Kemenag Riau terus melakukan Sosialisasi KMA 183, 184 Tahun 2019 dan Assesmen Kompetensi Guru dan Kepala Raudathul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).
Untuk itu Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA didampingi Kabid Pendidikan Madrasah Drs H Asmuni MA, Kakankemenag Kampar Drs H Alfian M Ag, dan Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Dr H Muliyardi M Pd saat membuka dan memberikan kata sambutan pada acara Sosialisasi KMA 183, 184 Tahun 2019 serta Assesmen Kompetensi Guru dan Kepala RA, MI, MTs, dan MA Zona II Kampar, Selasa (13/10/2020) di Mushalla MTsN 4 Kampar mengajak para guru dan pengawas melakukan persiapan dan membekali diri dengan informasi terkini dunia pendidikan.
Kegiatan yang mengangkat tema "Mari Kita Ciptakan Tenaga Pendidik dan Kepemimpinan yang Bermutu dan Berilmu dalam Rangka Mewujudkan Madrasah yang Hebat dan Penuh Martabat" juga dihadiri Kasi Tenaga Kependidikan Dr H Ilyas, M Ag, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kampar Dr H Faizin M Pd, dan Kepala MTsN 4 Kampar Bustanuddin M Ag serta 155 peserta yang terdiri dari Kamad 59 orang, Promotor 52 orang dan Waka Madrasah 44 orang.
"Asesmen ini sangat penting agar bisa dilakukan pemetaan- pemetaan terhadap guru, Kepala dan Pengawas yang berkompetensi dan yang masih lemah dalam bidang pendidikan. Terhadap mereka yang masih lemah akan dilakukan pembinaan dan penempatan sesuai kompetensi yang dimilikinya," jelas Mahyudin seraya memberikan motivasi kepada para peserta untuk memahami semua regulasi terkait pendidikan serta tidak panik dalam menghadapi asesmen pada Awal November 2020 mendatang.
Terkait dengan jadwal pelaksanaan, kata Asmuni, asesmen kompetensi Kepala, guru dan Pengawas secara nasional akan dilaksanakan pada 2- 6 November 2020. Peserta yang sudah terdaftar untuk Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau sebanyak 5.860 lebih.
"Melalui Asesmen ini akan terlahir kepala, guru dan Pengawas yang mahir, terampil, layak, berkembang dan lainnya. Selanjutnya akan dilakukan pembinaan secara nasional. Untuk itu kita berharap para kepala, guru dan pengawas melakukan persiapan- persiapan secara khusus," ungkap Kabid Penmad ini.
Sementara itu Alfian mengatakan, dengan sosialisasi Zona II terkait dengan Asesmen akan menambah wawasan dan pengetahuan kepala, guru dan Pengawas dalam rangka menghadapi asesmen kompetensi.
"Hasil asesmen akan menjadi acuan pengambilan keputusan bagi pimpinan. Terhadap mereka yang kompetensinya kurang, tentu akan disesuaikan dengan kinerja dan tempat kerja yang sesuai," tegas Alfian dengan menekankan bahwa guru jangan hanya mengajar karena untuk melepaskan tugas semata, tapi harus punya misi dan inovasi untuk setiap saat mengembangkan sektor pendidikan di madrasah.
Selaku tuan rumah, Bustanuddin mengungkapkan rasa terimakasih dan berharap sosialisasi dapat memberikan manfaat bagi jajaran civitas madrasah di Zona II Kampar.
"Semoga kegiatan ini menjadi peluang bagi kami untuk betul betul menggali informasi dan pengetahuan dari instruktur. Sehingga segala kendala dapat teratasi dan madrasah di Kampar menjadi madrasah hebat dan penuh martabat," ujarnya.
Dari pantauan lapangan, kegiatan Sosialisasi berjalan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. (mus/ana/eka/faj)