Mandau (Kemenag) – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa
di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandau pada Jumat (08/08/2025) ketika
Kepala KUA Mandau menerima kunjungan Anto
utusan dari Tameng Adat Lembaga
Adat Melayu Riau (LAMR). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka
persiapan Festival
Rentak Warisan yang tahun ini mengusung tema “Irama dan Gerak Menyatukan Warisan dan Kreasi”.
Pertemuan
berlangsung di ruang kerja Kepala KUA dan diwarnai dialog santai namun penuh
makna. Pihak Tameng Adat LAMR menyampaikan maksud kedatangannya, yaitu untuk
menjalin sinergi lintas lembaga dalam mendukung suksesnya Festival Rentak
Warisan yang akan menjadi ajang pelestarian budaya Melayu sekaligus wadah
kreasi generasi muda.
Kepala
KUA Mandau menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa pelestarian
adat dan budaya adalah bagian penting dalam membangun masyarakat yang berakar
pada nilai-nilai luhur. “Budaya dan agama tidak dapat dipisahkan. Keduanya
saling melengkapi dalam membentuk jati diri masyarakat kita. Festival ini
adalah momentum berharga untuk menguatkan itu,” ungkapnya.
Pihak
Tameng Adat LAMR juga berharap dukungan KUA Mandau dalam memberikan pembinaan
nilai-nilai keislaman yang sejalan dengan adat Melayu. Selain itu, kerja sama
ini diharapkan mampu menghadirkan suasana festival yang bukan hanya meriah,
tetapi juga sarat makna dan pesan moral.
Festival
Rentak Warisan sendiri rencananya akan menampilkan beragam kesenian, musik, dan
tarian tradisional yang dikemas secara kreatif yang akann dilaksanakan pada
Selasa 12 Agustus mendatang . Tema “Irama dan Gerak Menyatukan
Warisan dan Kreasi” dipilih untuk menggambarkan harmoni antara
tradisi dan inovasi dalam melestarikan budaya.
Dengan
terjalinnya sinergi antara KUA Mandau dan LAMR, harapan untuk menghadirkan
festival yang menghibur sekaligus mendidik masyarakat kian besar. “Kami siap
mendukung penuh, semoga kegiatan ini menjadi kebanggaan kita bersama,” tutup
Kepala KUA Mandau.