Meranti(Kemenag)- Kegiatan bimbingan manasik haji menjadi bekal yang sangat penting untuk para jamaah calon haji dalam melaksanakan haji dengan baik dan sempurna nantinya.
Hal ini seperti yang dilakukan oleh Jemaah Calon Haji (JCH) Kepulauan Meranti pada kegiatan bimbingan Manasik Haji yang ditaja oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kepulauan Meranti melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU).
Dalam manasik haji, praktek yang dipelajari meliputi simulasi berbagai ritual haji seperti ihram, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, lempar jumrah, tawaf ifadah, dan sa'i.Â
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Seksi PHU, Surasman menjelaskan bahwa praktek ini bertujuan untuk memahami dan mempraktikkan tata cara haji yang benar, termasuk rukun, wajib, dan sunnah haji.Â
"Sebelumnya kita telah melaksanakan  pembekalan teori juga dan dilanjutkan dengan praktek sebagai bekal. Dengan mengikuti manasik haji dengan baik, calon jamaah diharapkan dapat lebih siap secara mental, fisik, dan spiritual untuk menunaikan ibadah haji yang mabrur," papar Surasman.
Nuryaningsih, salah satu JCH Kepulauan Meranti memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam mempersiapkan diri jelang pelaksanaan ibadah Haji nantinya.
"Melalui manasik, kami para jemaah tidak hanya belajar tentang tata cara pelaksanaan ibadah, tetapi juga memperdalam makna spiritual di balik setiap rukun dan wajib haji," tuturnya dengan antusias.
Menurut Nuryaningsih, praktek manasik Haji memberikan kesan tersendiri.
"Seperti contohnya praktek manasik haji melempar jumrah memberikan pengalaman yang berkesan dan sangat bermanfaat bagi jemaah," paparnya.
Dengan persiapan yang baik, jemaah diharapkan dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar. (T)