Kemenag (Kuansing)KUA Singingi Hilir Tetap Berikan Pelayanan Optimal Jelang Perhelatan Pacu Jalur Nasional
Singingi Hilir, 19 Agustus 2025 – Menjelang perhelatan akbar Pacu Jalur Tradisional yang akan digelar di Kabupaten Kuantan Singingi pada 20–24 Agustus 2025, aktivitas pelayanan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir tetap berjalan dengan optimal. Tepat pada Selasa, 19 Agustus 2025 pukul 10.00 WIB, KUA Singingi Hilir menerima kunjungan masyarakat yang datang untuk keperluan layanan administrasi keagamaan.
Salah satu pasangan calon pengantin (catin) terlihat hadir untuk mendaftarkan diri sebagai peserta Bimbingan Perkawinan (Binwin). Kedatangan mereka disambut langsung oleh staf pelayanan Atifah Warnis dan penghulu KUA di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dengan penuh keramahan dan profesionalisme.
Meski euforia masyarakat tengah menyambut kemeriahan Pacu Jalur Tradisional yang diprediksi menjadi paling spektakuler sepanjang sejarah, pelayanan di KUA tetap menjadi prioritas. Ini menunjukkan komitmen KUA Singingi Hilir dalam menjaga mutu pelayanan kepada masyarakat, tanpa terpengaruh oleh hiruk-pikuk acara besar yang akan datang.
Kepala KUA Singingi Hilir, Zulfikar Ali, memantau langsung aktivitas pelayanan dan memberikan arahan kepada seluruh pegawai agar tetap mengutamakan kenyamanan masyarakat.
“Walaupun kita berada di tengah suasana menjelang kegiatan besar, pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama. Kita harus menunjukkan bahwa KUA hadir untuk melayani dengan sepenuh hati,” ujar Zulfikar Ali.
Tentang Pacu Jalur:
Sebagai informasi, Pacu Jalur tahun ini akan menjadi sorotan nasional bahkan internasional. Acara pembukaan dijadwalkan akan dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, bersama empat Menteri, delegasi dari negara tetangga, artis nasional, YouTuber dunia, serta wisatawan mancanegara. Tak heran jika suasana di berbagai penjuru Kuantan Singingi terasa lebih hidup dan semarak menjelang acara dimulai.
Namun, KUA Singingi Hilir tetap menunjukkan kesiapannya menjalankan fungsi pelayanan keagamaan secara maksimal, selaras dengan nilai-nilai pelayanan publik yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Harapan ke Depannya:
Kepala KUA Singingi Hilir berharap agar seluruh pegawai terus menjaga semangat pelayanan dan profesionalisme, baik dalam suasana normal maupun di tengah momentum besar seperti Pacu Jalur.
“Kegiatan besar seperti Pacu Jalur memang menjadi kebanggaan kita bersama. Namun, pelayanan masyarakat adalah amanah yang tidak boleh ditinggalkan. Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajang menunjukkan bahwa KUA adalah institusi yang adaptif, responsif, dan terus hadir bagi masyarakat,” tegas Zulfikar.
Ke depan, diharapkan sinergi antara pelayanan keagamaan dan penguatan nilai-nilai budaya lokal seperti Pacu Jalur dapat terus dipertahankan. Tidak hanya menciptakan masyarakat yang religius, tetapi juga menjunjung tinggi tradisi dan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas bangsa.(MB)