0 menit baca 0 %

Jelang Penentuan Qimat Zakat Fitrah, PAI KUA Kec. Tanah Putih Lakukan Survei Harga Beras

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) - Menjelang Penentuan Qimat Zakat Fitrah tahun 1445 H / 2024 M, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tanah Putih, Ahmad Nawawi, SH dan Edi Rihat, S.Fil.I turun langsung untuk melakukan survei harga beras pada toko atau grosir beras di kelurahan Sedinginan dan sekitarnya, Jum'at (22...

Rokan Hilir (Inmas) - Menjelang Penentuan Qimat Zakat Fitrah tahun 1445 H / 2024 M, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tanah Putih, Ahmad Nawawi, SH dan Edi Rihat, S.Fil.I turun langsung untuk melakukan survei harga beras pada toko atau grosir beras di kelurahan Sedinginan dan sekitarnya, Jum'at (22/03/2024).

Survei harga beras ini dilakukan guna memastikan besaran Zakat Fitrah yang dihitung merupakan yang paling sesuai dengan kondisi pasar, sehingga nantinya dapat menjadi acuan dalam penentuan Qimat Zakat Fitrah, khususnya di tingkat kecamatan atau kelurahan Sedinginan dan sekitarnya pada tahun ini.

"InsyaAllah sebentar lagi kita akan membayar zakat fitrah yang merupakan bagian dari pensucian jiwa agar jiwa kita kembali dalam keadaan suci setelah melaksanakan puasa pada tahun ini" ujar Nawawi.

Disamping itu Nawawi mengingatkan untuk tidak lupa membayar Zakat Mal apabila sudah sampai batas Haul atau Nisab nya, karena Zakat Mal merupakan salah satu cara untuk membantu mereka yang kurang beruntung, dan merawat kesejahteraan sosial di tengah masyarakat.

Zakat adalah salah satu dari lima Rukun Islam dan merupakan kewajiban keuangan yang dikenakan kepada setiap umat Muslim yang mampu untuk membersihkan harta seseorang dari sifat-sifat negatif, seperti kekikiran, keserakahan, dan egoisme.

Seperti firman Allah SWT dalam Al - Qur'an Surah At-Taubah ayat 103, yang artinya: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui" (Humas)