0 menit baca 0 %

Jelang Pilkada Serentak 2024, Kemenag dan Bawaslu Kampar Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif

Ringkasan: Kampar (Kemenag) Kepala Kantor Kemenag Kampar Fuadi Ahmad sambut kedatangan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kampar pada Kamis (21/11/2024). Bertempat di Ruang Kakan Kemenag Kampar, Miki AB selaku Pimpinan Bawaslu Kampar menyampaikan maksud dan tujuan dari audiensi yang ia dan...

Kampar (Kemenag) – Kepala Kantor Kemenag Kampar Fuadi Ahmad sambut kedatangan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kampar pada Kamis (21/11/2024). Bertempat di Ruang Kakan Kemenag Kampar, Miki AB selaku Pimpinan Bawaslu Kampar menyampaikan maksud dan tujuan dari audiensi yang ia dan tim nya lakukan saat ini.

Jelang Pemlihan Kepala Daerah serentak pada tanggal 27 November 2024 mendatang, pihak Bawaslu Kampar membawa sejumlah poin-poin audiensi perihal sosialisasi pengawasan partisipatif kepada masyarakat. Melalui Kantor Kemenag Kampar, Bawaslu memiliki pandangan bahwa pendekatan sosialisasi melalui sisi religius dan agama merupakan salah satu cara terbaik dalam mengajak Pilkada Damai.

“Kami dari Bawaslu juga sudah melakukan sosialisasi di titik-titik yang ada di seluruh Kecamatan di Kabupaten Kampar. Namun kunjungan kami tersebut hanya mencakup sekitar 5?ri seluruh jumlah DPP kita di Kampar. Menyongsong minggu tenang dari kampanye dan atributnya, kami bermaksud menggandeng Kemenag Kampar untuk sosialisasi pengawasan partisipatif melalui khutbah Jumat di Mesjid bagi umat Muslim ataupun Misa Minggu di Gereja untuk umat Kristiani,” ujar Miki.

Sebanyak 601.561 DPP (Data Pemilih Tetap) di Kabupaten Kampar, sekitar 200.000 DPP merupakan Gen Z. Situasi terkini untuk suasana politik di Kabupaten Kampar pun masih terbilang landai, tidak ada gesekan yang berarti. Namun bukan berarti berdasarkan hal tersebut membuat kita lengah dalam rentang waktu lebih kurang seminggu kedepan untuk pelaksanaan Pemilu serentak tersebut.

“Memberikan sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat kita saat ini kami kira sangat efektif jika dengan cara menjenguk hati mereka. Selain menghindari praktek money politic, dengan ceramah ataupun khutbah Jumat juga merupakan wadah dan moment terbaik untuk meningkatkan taraf kesadaran masyarakat kita untuk memilih pemimpin yang amanah,” ungkap Miki.

Kepala Kantor Kemenag Kampar Fuadi Ahmad juga berada pada pemikiran yang sama dengan pihak Bawaslu Kampar. Beliau menyampaikan bahwa himbauan-himbauan untuk ajakan pemilu damai telah dilakukan, penyamaan materi khutbah-khutbah tentang Pilkada juga telah disampaikan.

“Bahkan konsep khutbah Jumat besok pagi juga sudah disiapkan tentang Pilkada. Kami sudah sampaikan hal tersebut pada KUA-KUA di Kecamatan-Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar. Semoga dalam waktu yang singkat ini, semuanya bisa bergerak untuk memberikan penerangan-penerangan agama dalam rangka memilih pemimpin kita selanjutnya,” pungkas Fuadi.

Audiensi kali ini juga dihadiri oleh Kasubbag TU Kemenag Kampar Dirhamsyah, sementara itu dari pihak Bawaslu Kampar Miki AB juga membawa tim nya yakni Fadli, Andika, Wan, dan Septa. (Cicy/Fatmi/Agus)