0 menit baca 0 %

Jelang Zuhur, PAI Singingi Hilir Sampaikan Pesan Bersuci"

Ringkasan: Kemenag (Kuansing)Singingi Hilir, 20 Agustus 2025 Sebelum pelaksanaan ibadah Sholat Zuhur berjemaah, suasana religius terasa hangat di Masjid Besar Istiqomah, Desa Koto Baru, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Pada hari Rabu, 20 Agustus 2025, sekitar pukul 12.30 WIB...

Kemenag (Kuansing)Singingi Hilir, 20 Agustus 2025 — Sebelum pelaksanaan ibadah Sholat Zuhur berjemaah, suasana religius terasa hangat di Masjid Besar Istiqomah, Desa Koto Baru, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Pada hari Rabu, 20 Agustus 2025, sekitar pukul 12.30 WIB, Penyuluh Agama Islam (PAI) Fungsional Singingi Hilir, H. Isnaini, S.Ag, menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) yang bertemakan “Tata Cara Bersuci dengan Sempurna.”

Dalam kultumnya, H. Isnaini menjelaskan secara ringkas namun padat tentang pentingnya memahami dan melaksanakan tata cara bersuci (thaharah) secara benar dan sempurna, karena merupakan syarat sah dalam melaksanakan ibadah seperti salat. Ia juga menekankan bahwa kebersihan dan kesucian adalah bagian dari iman, dan umat Islam hendaknya senantiasa menjaga kesucian diri dalam setiap aspek kehidupan.

 “Bersuci bukan hanya perkara wudhu, tetapi juga mencerminkan kesiapan batin dan lahir dalam menghadap Allah SWT. Jangan sampai ibadah kita tertolak hanya karena kurang sempurna dalam thaharah,” jelasnya dalam kultum tersebut.

Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh para jemaah masjid yang hadir, baik dari masyarakat setempat maupun pegawai instansi yang turut beribadah di masjid tersebut. Kultum menjelang Zuhur ini menjadi momen edukatif sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam keseharian umat.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Zulfikar Ali, S.Ag, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh PAI Fungsional. Ia menilai bahwa penyampaian kultum di sela-sela waktu salat sangat efektif sebagai sarana penyuluhan agama yang ringan namun berdampak besar.

> “Kami sangat mengapresiasi inisiatif PAI Singingi Hilir dalam menyampaikan pesan-pesan agama kepada masyarakat. Kegiatan seperti ini memperkuat sinergi antara penyuluh agama dan masyarakat serta meningkatkan pemahaman keagamaan yang benar,” ujar Zulfikar.

Selain sebagai ajang dakwah, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah islamiyah antar masyarakat di sekitar Desa Koto Baru.

Harapan ke Depannya:

Ke depan, KUA Singingi Hilir berharap agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, tidak hanya di Masjid Besar Istiqomah, tetapi juga menyentuh masjid-masjid lain di wilayah kecamatan. Kepala KUA juga mendorong agar para PAI semakin aktif dalam memberikan pencerahan agama yang membumi dan sesuai kebutuhan masyarakat.

 “Kami berharap kultum dan penyuluhan keagamaan bisa dijadwalkan secara berkala, agar masyarakat tidak hanya beribadah secara ritual, tetapi juga memahami makna dan tata caranya secara mendalam. Ini bagian dari misi besar KUA dalam membina umat,” tambah Zulfikar.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan KUA dan para penyuluh agama Islam di Singingi Hilir dapat terus menjadi agen perubahan positif dalam pembinaan umat, terutama dalam membangun masyarakat religius yang cerdas, bersih, dan berakhlakul karimah.(MB)