0 menit baca 0 %

Jemaah Haji Inhil Tuntaskan Dam Nusuk, Pelayanan Prioritas untuk Lansia dan Resti

Ringkasan: Arab Saudi (Kemenag) Pelaksanaan ibadah haji bagi jemaah asal Indragiri Hilir di Tanah Suci dilaporkan berjalan lancar, sebagaimana disampaikan dalam laporan terbaru oleh Abdul Muhtalib, salah satu staf bagian keuangan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Indragiri Hilir yang diamanahkan sebagai Ketua...

Arab Saudi (Kemenag) – Pelaksanaan ibadah haji bagi jemaah asal Indragiri Hilir di Tanah Suci dilaporkan berjalan lancar, sebagaimana disampaikan dalam laporan terbaru oleh Abdul Muhtalib, salah satu staf bagian keuangan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Indragiri Hilir yang diamanahkan sebagai Ketua Kloter pada musim haji tahun ini. Abdul Muhtalib melaporkan progres kegiatan kepada Kepala Kantor Kemenag Inhil, H. Harun, Rabu (21/5/2025).

Menurut laporan Abdul Muhtalib, fokus utama kegiatan hari ini adalah pelaksanaan pemotongan dam kambing sebagai kewajiban dam nusuk. "Hari ini pergi ke Tempat Pemotongan Hewan untuk pemotongan Kambing sebagai Dam Nusuk," ujar Abdul Muhtalib. Ia merinci bahwa proses pemotongan ini telah berlangsung sejak kemarin. "Semalam 3 rombongan (121 orang), Hari ini tiga rombongan (121 orang) atau 121 ekor kambing," tambahnya.

Setelah menunaikan kewajiban dam, jemaah melanjutkan dengan kegiatan ziarah dan mengenal lebih dekat situs-situs penting di sekitar Makkah. "Dilanjutkan dengan ziarah ke Bukit Tsur, Bukit Jabal Rahmah, dan melihat Arafah, Musdalifah, dan Mina," jelasnya. Kegiatan ini menggunakan tiga bus dan didampingi oleh seluruh petugas haji, meliputi TPHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia), TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia), TKHI (Tim Kesehatan Haji Indonesia), dan PHD (Petugas Haji Daerah).

Abdul Muhtalib juga melaporkan mengenai jadwal pelaksanaan umrah wajib yang mengedepankan pelayanan khusus bagi jemaah berisiko tinggi (resti) dan lansia. "Hari pertama Kegiatan Umrah Wajib di luar Resti dan Lansia, dipandu Pembimbing Ibadah dan petugas lainnya," ungkap Abdul Muhtalib.

Kemudian, pada hari kedua, perhatian khusus diberikan kepada jemaah yang membutuhkan pendampingan lebih. "Hari kedua umrah khusus Lansia dan pendampingan khusus, secara bergantian," lanjutnya, menunjukkan komitmen terhadap kenyamanan dan keselamatan jemaah yang memerlukan perhatian ekstra.

Laporan berkala dari Ketua Kloter Abdul Muhtalib kepada Kepala Kantor Kemenag Inhil, H. Harun, ini menjadi bukti nyata dari keseriusan Kemenag Indragiri Hilir dalam memastikan setiap tahapan ibadah haji jemaah berjalan sesuai syariat dan dengan pelayanan yang optimal. (Ria)