Kuansing (Kemenag) - Joamrin, seorang penyuluh agama Islam yang penuh dedikasi, menunjukkan komitmennya dalam memberantas buta aksara Al-Qur'an di kalangan siswa SMPN 3 Gunung Toar, Selasa (02/09/2025)
Melalui pendekatan yang intensif dan personal, ia berupaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa dengan fokus pada pemahaman tajwid dan pelafalan yang benar.
 Dalam kegiatan yang diadakan di lingkungan sekolah, Joamrin memberikan bimbingan langsung kepada siswa. Ia menggunakan metode yang mudah dipahami dan disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing siswa. Selain itu, ia juga memberikan motivasi dan semangat agar siswa tidak merasa kesulitan dalam belajar membaca Al-Qur'an.
 Kepala Sekolah SMPN 3 Gunung Toar, menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Joamrin. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dan cinta terhadap Al-Qur'an. "Kami sangat mengapresiasi komitmen Bapak Joamrin dalam memberantas buta aksara Al-Qur'an di sekolah kami. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi siswa," ujarnya.
 Joamrin berharap, dengan adanya program ini, siswa SMPN 3 Gunung Toar dapat memiliki kemampuan membaca Al-Qur'an yang baik dan benar, serta mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mendukung upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur'an demi menciptakan generasi yang Qurani.
 Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja penyuluh agama Islam dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama di masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.(Mas)