0 menit baca 0 %

JUM'AT BAROKAH, HARI PERTAMA TES PPDBM MAN 2 KOTA PEKANBARU JALUR PSU/PBM

Ringkasan: (Pekanbaru, Humas MAN 2). Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PPDBM) MAN 2 Kota Pekanbaru tahun 2024 pada hari ini, Jum'at (8/3), memasuki tahapan Tes. Rangkaian kegiatan PPDBM di MAN 2 ini sudah dimulai dari awal tahun 2024 diawali dengan proses sosialisasi tepatnya pada tanggal 2 Januari 2024.

(Pekanbaru, Humas MAN 2). Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PPDBM) MAN 2 Kota Pekanbaru tahun 2024 pada hari ini, Jum'at (8/3), memasuki tahapan Tes. Rangkaian kegiatan PPDBM di MAN 2 ini sudah dimulai dari awal tahun 2024 diawali dengan proses sosialisasi tepatnya pada tanggal 2 Januari 2024.

Sosialisasi informasi dilakukan dengan beberapa strategi seperti pemanfaatan media sosial, spanduk , brosur, dan penjelasan langsung kepada masyarakat yang datang secara langsung atau dengan menghubungi narahubung yang disediakan. Untuk Jalur PSU/PBM ini dibuka kuota untuk 900 pendaftar. Setelah melalui tahap verifikasi berkas, calon peserta didik yang memenuhi syarat ditetapkan sebagai peserta tes PPDBM. Tes diselenggarakan di Laboratorium Komputer MAN 2 dengan pola CBT (Computer Based Test).

Kepala MAN 2 Kota Pekanbaru, Ghafardi, S.Ag, .M.Pd.I, menyatakan bahwa teknis penyelenggaraan tes ini diharapkan memberikan hasil yang diharapkan,"kita menggunakan PC yang tersedia di MAN 2 sebagai perangkat CBT pada PPDBM ini dan pada PPDBM periode terdahulu, tidak menggunakan perangkat milik pribadi calon peserta didik seperti laptop atau HP. Hal ini karena kita ingin mendapatkan hasil yang kredibel".

Penyelenggaraan Tes hari ini berlangsung tertib oleh tim kepanitiaan yang solid. Salah satu orang tua yang mengantarkan puteranya tes pada hari ini mengaku kagum dengan keramahan dan ketertiban yang terlihat mulai dari penyambutan di gerbang hingga keramahan yang disajikan oleh panitia yang ada di lapangan, " Lingkungan seperti inilah yang saya inginkan sebagai tempat belajar anak saya. Semoga anak saya bisa bersekolah disini'.

Selain tes akademis, calon peserta didik juga melakukan tes baca Al-Qur'an. Tahapan bertujuan mendata kemampuan baca Al-Qur'an calon peserta didik, hingga nanti bisa ditetapkan program yang tepat bagi tiap2 siswa yang masuk kategori sangat baik, baik, sedang, dan kurang. (eF)