Kampar (Kemenag) Jum’at, 25 /07/2025 — Hari Jum’at di Pondok Pesantren Mu’allimin Muhammadiyah Bangkinang Kota selalu diwarnai dengan kegiatan penuh nilai dan makna. Sejak pagi, seluruh santri dan santriwati melaksanakan pembacaan Surah Al-Kahfi, sebuah sunnah mulia yang diajarkan Rasulullah untuk mendatangkan cahaya petunjuk hingga Jum’at berikutnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan ibadah dan penguatan spiritual yang terus dikembangkan di lingkungan pesantren. Pimpinan Pondok, Ustadz Drs. H. M. Yunus Amran, secara konsisten menanamkan nilai-nilai sedekah, kebersihan, dan kedisiplinan sebagai fondasi pembentukan karakter santri yang tangguh dan berakhlak mulia.
Di tengah kabut asap yang kian pekat melanda wilayah Kampar, Ustadz Muhammad Padil, S.Pd, mengingatkan seluruh santri untuk menjaga kesehatan. Ia mengimbau agar menggunakan masker, memperbanyak minum air putih, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan, sebagai langkah preventif menghadapi kondisi udara yang kurang bersahabat.
Selepas itu, para santri melanjutkan dengan shalat Dhuha berjamaah, mengisi pagi dengan doa dan ketenangan, meneguhkan hubungan spiritual kepada Allah SWT.
Menambah semarak kegiatan, dalam program “Jum’at Terampil”, santri bernama Haikal tampil percaya diri menyampaikan ceramah bertema “Orangtua”. Dalam tausiyahnya, Haikal mengajak teman-temannya untuk senantiasa berbakti dan menghargai jasa kedua orangtua, sebagai bentuk ketaatan dan rasa syukur.
Jum’at Penuh Makna ini menjadi bagian dari ikhtiar Pondok Pesantren Mu’allimin Muhammadiyah Bangkinang Kota dalam mencetak generasi Qur’ani yang cerdas, sehat, dan berakhlak mulia, sekaligus tangguh menghadapi tantangan zaman. (Muallimin/Zaipul)