0 menit baca 0 %

Jumat Berkah 3, Susuri Jalan Setapak Kampung Nelayan

Ringkasan: Riau (Inmas)- Dibawah terik sinar matahari siang, tidak menyurutkan semangat Tim Jumat Berkah 3 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau untuk tetap berbagi. Meneruskan amanah teman2, saudara bahkan rekan kerja yang telah sengaja menyisihkan sebagian rezekinya untuk sauda...

Riau (Inmas)- Dibawah terik sinar matahari siang, tidak menyurutkan semangat Tim Jumat Berkah 3 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau untuk tetap berbagi. Meneruskan amanah teman2, saudara bahkan rekan kerja yang telah sengaja menyisihkan sebagian rezekinya untuk saudara2 kita yg kurang mampu atau mereka yg terpapar dampak Covid 19.

Jumat (17/9) dengan menyusuri jalan setapak Kampung Nelayan, Rumbai. Lokasi yang dulu sering tertimpa bencana banjir saat musim hujan. Kondisinya kini sudah jauh berbeda, pembangunan sudah pesat dan kehidupan masyarakat juga membaik.

Namun dibalik itu semua, masih ada warga yang hidup terkucil dengan kondisi ekonomi yang sangat memperihatinkan, yang barangkali luput dari perhatian kita selama ini.

Dengan informasi dari salah seorang warga, tim Jumat Berkah berhasil menyambangi beberapa org diantara mereka, mulai dari warga yang kehilangan pekerjaan, menjadi pengasuh adik2 karena kedua org tua harus banting tulang, menumpang hidup dengan orang lain, bahkan ada seorang nenek yang harus merawat suaminya yg sakit selama 2 tahun di rumah karena tidak adanya biaya untuk berobat ke rumah sakit.

Dengan kondisi memprihatinkan, Tim Jumat Berkah selain memberikan bantuan, memberikan edukasi protokol lesehatan, sekaligus memberikan semangat agar melewati hari ini dgn senyum walau keadaan belum berpihak.

Miris rasanya,  karena Tim Jumat Berkah belum bisa berbuat banyak untuk saudara- saudara kita yg membutuhkan. Semoga mereka smua, bisa melewati semua ujian ini, dan keajaiban Tuhan bisa merubah nasib mereka menjadi lebih baik.

"Dunia ini hanyalah tempat bagi kita untuk belajar bahwa kita saling membutuhkan lebih dari yang ingin kita akui" - Richelle E. Goodrich. (mus)