0 menit baca 0 %

Jusniwati Bangkitkan Semangat Belajar Siswa Melalui Kisah Inspiratif Presiden B.J. Habibie

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Ibu Jusniwati, kembali hadir di tengah-tengah para pelajar untuk memberikan motivasi keagamaan dan semangat belajar melalui kisah inspiratif sosok ilmuwan sekaligus Presiden ketiga Republik Indonesia, Prof.

Kuansing (Kemenag)—Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Ibu Jusniwati, kembali hadir di tengah-tengah para pelajar untuk memberikan motivasi keagamaan dan semangat belajar melalui kisah inspiratif sosok ilmuwan sekaligus Presiden ketiga Republik Indonesia, Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie. Jumat (1/8).

Dalam kegiatan penyuluhan yang berlangsung di salah satu sekolah menengah di wilayah Sentajo Raya, Jusniwati menyampaikan pentingnya meneladani kecerdasan, semangat belajar, dan kedekatan spiritual yang dimiliki oleh Presiden Habibie. Ia mengangkat sebuah fakta menarik yang jarang diketahui banyak orang, bahwa Presiden Habibie selalu membaca Al-Qur’an sebelum mempelajari ilmu pengetahuan lainnya.

 “Habibie bukan hanya dikenal karena kecerdasannya yang luar biasa dalam bidang teknologi dan penerbangan, tetapi juga karena kedisiplinannya dalam menjaga hubungan dengan Allah SWT. Beliau menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber kekuatan dan inspirasi sebelum mempelajari ilmu lainnya. Inilah yang harus kita tiru,” ujar Jusniwati di hadapan para siswa.

Menurutnya, kebiasaan membaca Al-Qur’an secara rutin bukan hanya membentuk pribadi yang religius, tetapi juga membantu memperkuat daya pikir, konsentrasi, dan ketenangan batin dalam menghadapi pelajaran. Ia mengajak para siswa untuk tidak hanya fokus pada kecerdasan akademik, tetapi juga pada kecerdasan spiritual.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa dan guru yang hadir. Mereka merasa terinspirasi dan termotivasi untuk menyeimbangkan antara ilmu dunia dan akhirat dalam kehidupan sehari-hari. Salah seorang siswa menyampaikan kesannya setelah mengikuti kegiatan ini:

 “Saya baru tahu kalau Pak Habibie membaca Al-Qur’an sebelum belajar. Ini membuat saya sadar bahwa kita juga harus meneladani beliau agar bisa sukses dunia dan akhirat,” ungkapnya dengan semangat.

Di akhir sesi, Jusniwati memberikan pesan agar para pelajar senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber kekuatan dalam menuntut ilmu. Ia juga menekankan bahwa kesuksesan tidak hanya datang dari kecerdasan otak, tetapi juga dari kebersihan hati dan hubungan yang baik dengan Allah SWT.

Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Sentajo Raya terus berkomitmen dalam membentuk generasi muda yang cerdas, religius, dan berakhlak mulia.(RDW)