Kuansing (Kemenag)— Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Jusniwati, S.Ag., menunjukkan komitmen kuat dalam membina generasi muda melalui program Penyuluhan Keagamaan dan Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an. Kegiatan ini secara rutin dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kuantan Singingi sebagai bagian dari upaya membina akhlak remaja usia sekolah. Senin (29/9).
Program yang diinisiasi oleh Jusniwati ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an, tetapi juga diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai akhlak mulia, membentuk kepribadian religius, serta membangun kesadaran siswa tentang pentingnya menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam setiap kesempatan, Jusniwati menekankan bahwa generasi muda adalah aset bangsa yang harus dibekali dengan pemahaman agama yang baik.
"Membina anak-anak usia sekolah agar mampu membaca Al-Qur’an dengan baik sekaligus berakhlak mulia adalah kunci melahirkan generasi Qur’ani yang siap menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.
Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya, Rindra Febrian, S.Fil.I., M.H., memberikan apresiasi atas dedikasi Jusniwati.
"Sebagai Ketua Pokjaluh sekaligus penyuluh agama, Ibu Jusniwati telah memberi teladan dengan kerja nyata di lapangan. Upaya beliau dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an dan membina akhlak remaja sekolah patut diapresiasi dan didukung penuh,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MTsN 2 Kuantan Singingi, Juliana, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja sama yang terjalin.
"Kegiatan penyuluhan yang rutin dilaksanakan oleh Ibu Jusniwati sangat bermanfaat bagi peserta didik kami. Anak-anak tidak hanya diajarkan membaca Al-Qur’an, tetapi juga dibimbing untuk menjadi pribadi yang berakhlak mulia,” ungkapnya.
Kegiatan penyuluhan ini menjadi bagian penting dalam sinergi antara KUA Kecamatan Sentajo Raya dan MTsN 2 Kuantan Singingi. Dengan pendekatan yang berkesinambungan, diharapkan program ini mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, beriman, dan berkarakter Islami.(RDW)