0 menit baca 0 %

Ka Kan Kemenag Kampar Buka Bimbingan Perkawinan Mandir Pranikah Bagi Calon Pengantin

Ringkasan: Kampar (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kab Kampar Drs H Alfian, M. Ag di dampingi oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bangkinang Kota Subirman, S.HI, MA  membuka secara resmi Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandir Pranikah bagi Calon Pengantin (Catin) Acara tersebut dilaksanakan di SMA Muha...

Kampar (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kab Kampar Drs H Alfian, M. Ag di dampingi oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bangkinang Kota Subirman, S.HI, MA  membuka secara resmi Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandir Pranikah bagi Calon Pengantin (Catin) Acara tersebut dilaksanakan di SMA Muhammadiyah Bangkinang, Senin (15/02/2021)

Bimbingan perkawinan mandiri pranikah bagi calon pengantin ini diikuti oleh 32 pasang yang terdiri dari utusan Kec. Bangkinang Kota 6 pasang, Bangkinang 14 pasang, Salo 3 pasang dan Kec. Kuok 7 pasang. Pelaksanaan bimbingan perkawinan mandiri pranikah bagi calon pengantin di pusatkan di SMA Muhammadiyah Bangkinang

Dalam acara tersebut Alfian mengatakan Bimbingan Perkawinan ini sangat penting karena maksud dan tujuan dilaksanakan agar bisa mengaplikasikannya dalam hidup berumah tangga. Selain itu diharapkan Calon Pengantin (Catin) bisa membangun keluarga yang mempunyai pondasi yang kokoh, karena banyak pasangan Catin yang belum tahu cara mengelola keluarga. dan dengan kegiatan ini diharapkan kepada seluruh peserta catin untuk mengikuti dengan sebaik-baiknya agar kedepan dapat menciptakan keluarga yang sakinah mawaddah warrohmah. kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada calon pengantin agar lebih yakin dan mantap dalam mempersiapkan diri memasuki kehidupan perkawinan atau mahligai rumah tangga, agar tercapai cita-cita dan tujuan dalam kehidupan perkawinan yang harmonis, bahagia, kekal serta sakinah mawaddah warahmah serta mendapatkan keturunan yang sholeh dan sholihah untuk melaksanakan perintah Allah dan RasulNya Oleh karena itu, mari kita ikuti acara ini dengan sebaik-baiknya. Tanyakan kepada narasumber, jika ada hal-hal yang kurang paham atau kurang mengerti. Sehingga kegiatan ini menghasilkan manfaat khususnya bagi para peserta, dan nantinya senantiasa menjadi suami istri yang bahagia dan sejahtera, pungkas Alfian. (Ags/Usm/Ftm)