0 menit baca 0 %

Ka.Kan.Kemenag Pekanbaru Terima Buku Moderisasi Beragama Dari Ka.Kan.Kemenag Lingga

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Drs. H. A. Karim, M.Pd.I terima buku Moderisasi Beragama dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Lingga H. Muhammad Nasir, S.Ag, MH di ruang kerjanya. Rabu (27/10/2021) Moderasi Beragama merupakan proses memahami sekaligus mengamalk...

Pekanbaru (Inmas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Drs. H. A. Karim, M.Pd.I terima buku Moderisasi Beragama dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Lingga H. Muhammad Nasir, S.Ag, MH di ruang kerjanya. Rabu (27/10/2021) Moderasi Beragama merupakan proses memahami sekaligus mengamalkan ajaran agama secara adil dan seimbang, agar terhindar dari perilaku ekstrem atau berlebih-lebihan saat mengimplementasikannya.

Buku ini mengandung pembahasan tentang apa moderasi beragama, mengapa kita memerlukannya, serta bagaimana cara melakukan penguatan dan implementasinya, baik dalam kehidupan pribadi, maupun bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Cara pandang dan sikap moderat dalam beragama sangat penting bagi masyarakat plural dan multikultural seperti Indonesia, karena hanya dengan cara itulah keragaman dapat disikapi dengan bijak, serta toleransi dan keadilan dapat terwujud.

Moderasi beragama bukan berarti memoderasi agama, karena agama dalam dirinya sudah mengandung prinsip moderasi, yaitu keadilan dan keseimbangan. Bukan agama jika mengajarkan perusakan di muka bumi, kezaliman, dan angkara murka. Agama tidak perlu dimoderasi lagi. Namun, cara seseorang beragama harus selalu didorong ke jalan tengah, harus senantiasa dimoderasi, karena ia bisa berubah menjadi ekstrem, tidak adil, bahkan berlebih-lebihan.Â