Ka Kan Kemenag Rohul resmikan Pesantren Darul Khoiriyah
Ringkasan:
Rokan Hulu (Humas)- Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA meresmikan Pondok Pesantren Darul Khoiriyah Desa Batang Kumu Kec. Tambusai, Minggu (11/12) di Kota Bangun. Hadir dalam acara peresmian itu Ka UPTD Diknas Ibu Nurmah, Ka KUA Tambusai, Thamrin, Sag dan Staf Rahmat Taufiq Lc, Kade...
Rokan Hulu (Humas)- Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA meresmikan Pondok Pesantren Darul Khoiriyah Desa Batang Kumu Kec. Tambusai, Minggu (11/12) di Kota Bangun. Hadir dalam acara peresmian itu Ka UPTD Diknas Ibu Nurmah, Ka KUA Tambusai, Thamrin, Sag dan Staf Rahmat Taufiq Lc, Kades Batang Kumu, Kepala Dusun, RT dan RW se Batang Kumu, Walimurid, Tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, cerdik pandai, majlis guru, para ustaz dan ustazah, serta masyarakat lainnya.
Ahmad Supardi dalam sambutannya menyatakan, bahwa Pondok Pesantren adalah sistem pendidikan modern dan bernuansa masa depan, sebab di pondok pesantren anak didik dan dibekali dengan ilmu pengetahuan yang mumpuni, keterampilan yang handal dan juga mentalitas kemandirian, kreatifitas, integritas dan inovasitas.
Dikatakannnya, Model pendidikan di pondok pesantren saat ini banyak diadopsi oleh sekolah sekolah elit atau berstandar internasional. Diantaranya sistem asrama atau boording school. Sistem ini adalah milik pesantren dan sekarang telah diadopsi sekolah berstandar internasional. Yang lainnya adalah penggunaan multi bahasa.
Di pesantren telah lama menggunakan bahasa arab dan inggris sebagai bahasa pengantar dan sekarang diterapkan di sekolah. Yang lainnya adalah penerapan kurikulum sendiri dengan standar kompetensi yang jelas dan bisa diandalkan. Ini menunjukkan bahwa sistem pendidikan di pesantren aadalah sistem yang kompetitif dan bernuansa masa depan.
Salah satu kehebatan pondok pesantren adalah para alumninya bisa dekat dengan masyarakat, mudah beradaptasi, mampu melakukan perubahan, bisa mempengaruhi masyarakat, dan menguasai komunikasi massa. Hal inilah yanyg menyebabkan para alumni pondok pesantren memiliki basis massa yang jelas, sehingga dapat digunakan untuk berbagai kepentingan, termasuk kepentingan politik praktis.
Untuk itulah, maka sesungguhnya pendidikan pondok pesantren, relevan dahulu, kini dan di masa mendatang. Sementara itu Kepala UPTD Diknas Ibu Nurmah, dalam sambutannya menyatakan agar masyarakat jangan segan segan menyekolahkan anaknya di pondok pesantren, sebab pondok pesantren telah teruji dan terpuji. "Pondok pesantren adalah sekolah berkelas, untung kita menyekolahkan anak di sana," ujarnya. (ash)