0 menit baca 0 %

Ka. KanKemenag Beri Pembinaan dalam Kegiatan Forum PAI Rayon 1: Tegaskan Tupoksi dan Peran Strategis Penyuluh

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Dalam rangka memperkuat sinergi antar penyuluh agama sekaligus menjaga kebugaran jasmani, Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi menggelar kegiatan olahraga bersama Forum Penyuluh Agama Islam (PAI) Rayon 1, yang melibatkan lima kecamatan: Singingi Hilir, Si...

Kuansing (Kemenag) Dalam rangka memperkuat sinergi antar penyuluh agama sekaligus menjaga kebugaran jasmani, Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi menggelar kegiatan olahraga bersama Forum Penyuluh Agama Islam (PAI) Rayon 1, yang melibatkan lima kecamatan: Singingi Hilir, Singingi, Kuantan Tengah, Sentajo Raya, dan Benai. Kegiatan ini berlangsung Selasa pagi (2/9/2025) di kawasan Pematang Panjang, Kecamatan Sentajo Raya.

Hadir langsung dalam kegiatan ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Suhelmon yang memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan pembinaan khusus kepada para penyuluh agama Islam yang tergabung dalam Forum PAI Rayon 1. Dalam arahannya, Suhelmon menegaskan kembali peran strategis penyuluh agama di tengah masyarakat. Ia menyampaikan bahwa tugas pokok dan fungsi (tupoksi) penyuluh bukan sekadar menyampaikan ceramah atau khutbah, tetapi lebih luas dan mendalam, meliputi fungsi edukatif, informatif, konsultatif, dan advokatif.

“Penyuluh agama bukan hanya penyampai pesan keagamaan, tapi juga agen perubahan sosial. Maka bekerjalah sesuai dengan tupoksi. Bangun kesadaran umat melalui pembinaan keluarga sakinah, berantas buta aksara Al-Qur’an, lakukan penyuluhan pencegahan narkoba, tangkal aliran sempalan dan radikal, serta hadirkan bimbingan keagamaan yang menyentuh akidah, akhlak, ibadah dan nilai-nilai kemanusiaan,” tegas Suhelmon.

Ia juga menekankan agar para penyuluh mampu menghadirkan dirinya sebagai figur yang dirasakan kehadirannya oleh masyarakat. Bukan hanya formalitas kegiatan, tetapi benar-benar hadir dalam setiap dinamika dan kebutuhan umat.

“Tingkatkan kualitas kerja sebagai penyuluh. Jangan biarkan masyarakat merasa sepi dari kehadiran kita. Berikan pesan-pesan yang menyejukkan, yang mendamaikan, terlebih di tengah situasi bangsa kita saat ini yang membutuhkan kesejukan, bukan kegaduhan,” pesan Suhelmon dengan penuh harap.

Di akhir pembinaannya, Suhelmon juga menyampaikan pesan reflektif yang mengajak para penyuluh untuk terus bersyukur atas kondisi dan peran yang dimiliki saat ini. “Syukuri setiap langkah dan keadaan kita. Bersyukur itu bukan hanya menerima, tapi juga terus memperbaiki diri dan meningkatkan kinerja,” ujarnya.

Kegiatan olahraga bersama ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan, memperkuat kekompakan, dan memperluas jaringan komunikasi antar penyuluh lintas kecamatan. Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi berharap, melalui kegiatan seperti ini, semangat kolaborasi dan profesionalisme penyuluh agama terus tumbuh dan berdampak nyata bagi kehidupan keagamaan masyarakat.