Pekanbaru (Kemenag) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Drs. H. Syahrul Mauludi, MA, secara resmi membuka kegiatan Lailatul Iman wa Amal MAN 1 Pekanbaru dengan tema “Menjernihkan Hati Sebelum Berjuang”, bertempat di gedung relokasi Kampus IBTI Pelita Indonesia, Jum’at malam (21/11/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala MAN 1 Pekanbaru Norerlinda, M.Pd, Kepala Tata Usaha, para wakil kepala, guru, karyawan, serta siswa-siswi MAN 1 Pekanbaru. Hadir pula dua narasumber, yakni Ust. Dr. Nasriel Abdul Muluk, Lc., MA dan H. Edi Azhar, S.Ag., M.Pd.I, yang akan memberikan penguatan keagamaan kepada peserta.
Dalam sambutannya, Ka. Kankemenag menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai selaras dengan upaya Kementerian Agama dalam memperkuat karakter peserta didik madrasah. “Saya mengapresiasi kegiatan ini. Semoga berjalan lancar dan memberi manfaat bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas capaian prestasi MAN 1 Pekanbaru sepanjang tahun 2025. “Tahun 2025 ini adalah milik MAN 1 Pekanbaru. Banyak prestasi telah diraih. Pertahankan konsistensi tersebut, sebagaimana moto madrasah: jadikan prestasi sebagai tradisi,” terangnya.
Ka. Kankemenag turut mendoakan agar prestasi yang sudah diraih pada tahun ini dapat meningkat pada tahun 2026. “Semoga apa yang diraih tahun ini menjadi lebih baik di tahun mendatang. Ingatlah bahwa semua kesuksesan merupakan limpahan ridho Allah SWT,” pesannya kepada para siswa sebelum membuka acara secara resmi.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Pekanbaru Norerlinda, M.Pd menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ka. Kankemenag di tengah agenda yang padat. Ia turut menjelaskan rangkaian kegiatan yang akan diikuti siswa selama pelaksanaan Lailatul Iman wa Amal. “Alhamdulillah, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari para orang tua,” ujarnya.
Kegiatan Lailatul Iman wa Amal menjadi salah satu program pembinaan keagamaan MAN 1 Pekanbaru yang bertujuan membentuk generasi madrasah yang beriman, berakhlak, dan berprestasi. Kegiatan dijadwalkan berlangsung dengan berbagai materi keagamaan mulai dari kajian iman dan takwa hingga muhasabah.