Kuansing (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Suhelmon didampingi Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Bahrul Aswandi menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan Haflah Akhirussanah Siswa Kelas IX MTs dan Kelas XII MA Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren As-Salam Al Mubarokah, Minggu (01/06/2025) yang digelar di Masjid As-Salam Desa Geringging Baru Kecamatan Sentajo Raya.
Mengusung tema “Menggali Potensi Budaya Melalui Inovasi Anak Didik”, Suhelmon dalam pembukaan sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua santri yang telah mempercayakan pendidikan anaknya di MTs dan MA Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren As-Salam Al Mubarokah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mengamanahkan anandanya untuk bersama di perguruan ini, ini adalah sesuatu yang sudah tepat dalam rangka memberikan dan menanamkan benih-benih tauhid, benih keimanan, benih akhlak agar baik budi pekerti dan seterusnya yang hari ini memang semakin lama semakin tergerus,” buka Suhelmon.
Suhelmon juga menyampaikan harapannya untuk Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren As-Salam Al Mubarokah. “ Atas segala inovasi, atas segala layanan yang telah diberikan, jangan sampai berpuas diri, jangan sampai berhenti tapi tetap lanjutkan. Kenapa? Karena tantangan kita, tantangan dunia pendidikan, hari ini, tetap akan terus bergulir dan tidak akan sama dengan kita dahulu. Oleh karena itu atas segala daya upaya keluarga besar Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren As-Salam Al Mubarokah baik tingkat MTs MA yang sudah menampakkan buah dan hasilnya menjadi buruan bagi orang tua wali murid untuk menitipkan anaknya disini, jangan disia-siakan, tetap terus berinovasi, tetap berikan pelayanan terbaik,” harap Kepala Kantor Kemenag Kuansing.
Lebih lanjut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi mengucapkan selamat kepada para santri Kelas IX MTs dan Kelas XII MA Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren As-Salam Al Mubarokah telah dinyatakan lulus. “Selamat kepada para santri yang telah selesai melaksanakan proses pembelajaran dengan segala dinamika, variasinya,” ucap Suhelmon. (Gs)