Kampar ( Kemenag )-- Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Fuadi Ahmad, Penyelenggara Zakat Wakaf diwakili Irwan Taufiq menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Riau dan Perwakilan BWI Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau di Angkasa Garden Hotel Pekanbaru Jl. Setia Budi pada Kamis (05/12/2024).
Rakor ini menjadi langkah nyata BWI Riau bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dalam memperkuat ekosistem wakaf, khususnya melalui pengembangan wakaf produktif.
Ketua Badan Wakaf Prov. Riau, Abdul Rasyid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa rakor tahun ini secara khusus memfokuskan pada pengembangan wakaf produktif. Hal ini sejalan dengan program utama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI
“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan sinergi antara berbagai pihak dalam mengembangkan wakaf ke depan,” ujar Abdul Rasyid.
Dalam rakor tersebut, setidaknya ada enam isu penting yang dibahas. Pertama, peningkatan literasi wakaf di seluruh sektor perekonomian Provinsi Riau. Kedua, penguatan regulasi dan tata kelola kelembagaan wakaf untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Ketiga, akselerasi peningkatan kualitas dan kinerja sumber daya manusia (SDM) amil zakat dan nazir wakaf.
Abdul Rasyid menyampaikan bahwa BWI Riau telah berhasil melakukan sertifikasi bagi ratusan nazir wakaf dan memiliki beberapa asesor wakaf nasional. Keempat, integrasi wakaf dalam akselerasi digitalisasi perwakafan. Kelima, kontribusi wakaf dalam pembangunan ekonomi nasional.
Mewakili Pemerintah Provinsi Riau, Kepala Bidang Bina Mental dan Spiritual Biro Kesra Provinsi Riau, Sofyan, memberikan apresiasi atas upaya BWI Riau dalam mengembangkan wakaf. Sofyan berharap BWI Riau dapat terus berkontribusi dalam mensejahterakan masyarakat melalui pengelolaan wakaf yang optimal.
“Kami berharap BWI Riau dapat mandiri dalam menjalankan program-programnya,” ujar Sofyan. Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak untuk keberhasilan program-program BWI Riau, mengingat wakaf memiliki peran penting dalam penuntasan kemiskinan.
Sementara itu Ka. Kankemenag Kampar Fuadi Ahmad usai kegiatan ini potensi wakaf tunai sangat berdampak untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi umat dan diharapkan kemenag dengan BWI selalu bersinergi
Kedepan kita harapkan dukungan dari pemerintah kab. Kampar untuk mulai mengumpulkan wakaf uang melalui nazir yang telah tersertifikasi di Kab. Kampar harap Fuadi ( Fatmi/Cicy/Ags)