Kampar ( Inmas )- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar melalui Seksi Bimas Islam menggelar kegiatan Focus
Group Discussion (FGD) terkait penguatan kelembagaan Kantor Urusan Agama
(KUA) yang di selenggarakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar, Kamis, 24/2/2022.
Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar ini
melibatkan unsur Kepala KUA, Penghulu, dan Staf KUA se Kab. Kampar yang berjumlah 40 orang peserta. Hal ini
dilakukan guna membahas berbagai regulasi terbaru di lingkungan
Kementerian Agama oleh Seksi Bimas Islam Kemenag Kab. Kampar.
Acara yang diawali pembacaan Ayat Suci Al Qur’an oleh Ka. Kua Kec. Koto Kampar Hulu, Ahmad Nur Islami, S.Ag dan dilanjutkan dengan laporan Panitia oleh Drs Yulis Rahman. Beliau menyampaikan dasar pelaksanaan Kegiatan ini adalah DIPA Bimas Islam Kemenag Kab. Kampar. Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut adalah pemanfaatan teknologi digital dalam berbagai layanan publik. Oleh karena itu, Kemenag Melalui Kasi Bimas Islam ingin mengintegrasikan layanan digital pada layanan KUA.
Program tersebut merupakan upaya Kemenag dalam mewujudkan KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang prima, kredibel, dan moderat. Terdapat empat tujuan strategis Revitalisasi KUA. Pertama, meningkatkan kualitas umat beragama. Kedua, memperkuat peran KUA dalam mengelola kehidupan keberagamaan. “Ketiga, memperkuat program dan layanan keagamaan. Keempat, meningkatkan kapasitas kelembagaan KUA sebagai pusat layanan keagamaan ungkap Yulis.
Selanjutnya arahan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Drs. H. Alfian, M.Ag yang juga sebagai narasumber menyampaikan bahwa kegiatan FGD Revitalisasi KUA merupakan salah satu program pemerintah dalam upaya meningkatkan layanan keagamaan bagi masyarakat.
Beliau menekankan proses revitalisasi penting untuk segera dilaksanakan. Karena KUA merupakan bagian Kemenag yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Setiap layanan harus berpegang pada prinsip moderat dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama.
Lebih lanjut Kakankemenag mengingatkan bahwa transformasi digital banyak membawa perubahan termasuk layanan yang mesti diberikan kepada masyarakat. Oleh karena itu SDM yang ada di KUA harus ditingkatkan agar tidak tertinggal. Ungkapnya ( Ags/Ftm )