Kampar ( Kemenag )-- Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar yang diwakili Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ahmad Fadhli beserta Staf Pontren Madjais mengikuti kegiatan sosialisasi Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) dan sekaligus penandatanganan perjanjian kerja sama kegiatan IBM sanitasi provinsi Riau tahun 2024, yang bertempat di ruang Audiovisual BPPW Riau, Selasa (02/07/2024).
Kegiatan penandatanganan kerjasama ini ditaja oleh Balai Prasarana Pemukiman Wilayah dibawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kegiatan ini menjadi penanda bahwa kegiatan pembangunan penyediaan sarana dan sanitasi IBM tahun 2024 akan segera direalisasikan.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Fadhli menyampaikan bahwa kegiatan perjanjian kerjasama ini sangat berguna untuk pengembangan dalam bidang pembangunan infrastruktur khususnya sanitasi program IBM di Kab. Kampar. Beliau berharap dengan adanya kerjasama ini, dapat membawa manfaat bagi lembaga pendidikan di Kab. Kampar
Alhamdulillah Kab. Kampar mendapat bantuan terbanyak dibanding Kab/Kota di Provinsi Riau mengingat jumlah lembaga pendidikan khususnya Pondok Pesantren terbanyak di Provinsi Riau.
Adapun Pondok Pesantren yang akan memdapat bantuan tersebut adalah : Ponpes Al Fahmu Littahfidz Ta'dib, Ponpes Syrkh Burhanuddin Kuntu, Ponpes Baitul Hikmah, Ponpes Ibadurrahman, Ponpes Al Amin Pajajaran. dan Ponpes Tahfizul Quran.
Anggota Komisi V DPR RI dari Praksi PKS, Syahrul Aidi yang diwakili Stafnya Danil yang berkesempatan hadir berharap dengan adanya program ini membawa manfaat bagi lembaga pendidikan di Provinsi Riau
"Program ini jumlahnya terbatas, maka bersyukurlah bapakda ibu yang memperoleh manfaat dari adanya program ini. Jadi, saya berharap agar hasil dari program ini nantinya dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama," ujar Danil
Danil juga berpesan penyelengara kegiatan KMP/ lembaga Pendidikan agar benar-benar bekerja dengan baik, menjaga kualitas bangunan dan tetap menjalin komunikasi dengan pendamping lapangan.
"Jangan sampai setelah pengerjaan selesai dilakukan lalu timbul permasalahan dikemudian hari. Nah, ini yang kita tidak inginkan terjadi. Sekali lagi, kami selaku DPR di pusat berharap program ini lancar dan sukses," katanya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ka. Kan. Kemenag Kab/Kota, Ketua Kelompok Masyarakat Penyelenggara (KMP) berbagai organisasi keagamaan di Provinsi Riau. ( Fatmi/Cicy/Ags )