Kuansing (Inmas) Bertempat di Desa Beringin Taluk, Kec. Kuantan Tengah, Rabu (6/3/2024) - Keluarga Besar Kantor Kementerian Agama Kab. Kuantan Singingi bertakziah ke rumah duka Almarhumah Hj. Yulinar yang merupakan ibunda Drs. H. Efrion Efni, M.Ag., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi.
Hadir Pejabat Pengawas KanKemenag Kab. Kuantan Singingi, Kepala KUA se-Kuantan Singingi, Kepala Madrasah Negeri dan Defenitif, Penghulu dan Penyuluh ASN se-Kuantan Singingi, Pegawai KanKemenag Kab. Kuantan Singingi dan KUA Kec. Kuantan Tengah.
Almarhumah Hj. Yulinar berpulang ke Rahmatullah pada hari senin (4/3/2024) pukul 00.01 WIB di Desa Beringin Taluk, Kec. Kuantan Tengah. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi menyampaikan rasa terimakasihnya atas kehadiran keluarga besar KanKemenag Kuantan Singingi. Beliau juga menyampaikan pesannya untuk semua yang hadir, bagi yang masih memiliki orangtua senantiasalah berbakti kepadanya. Niatkan dari dalam hati untuk mengurusi orangtua hingga akhir hayatnya.
“Pelajaran yang bisa saya petik dari almarhumah ibunda saya semasa hidupnya, berusahalah sebaik mungkin semasa hidup, selagi pekerjaan itu halal” ungkap Efrion Efni.
Terakhir Efrion Efni mewakili keluarga menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan atau kekhilafan dari Almarhumah Ibunda semasa hidupnya.
Mewakili Kantor Kementerian Agama Kab. Kuantan Singingi, Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam H. Bahrul Aswandi, S. Ag., MH menyampaikan ucapan turut belasungkawa dan mendoakan agar Almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan.
“Mari kita ambil teladan baik dari almarhumah semasa hidupnya” pesan Bahrul Aswandi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala KUA Kec. Pangean Andriadi, S.H.I menyampaikan ceramah singkat mengenai “4 nikmat kematian”.
Pertama, kematian merupakan pintu gerbang menuju kebahagiaan yang hakiki bagi orang yang beriman. Kedua, kematian merupakan sarana terlepas dari rasa sakit di dunia. Ketiga, kematian merupakan sarana untuk memotivasi dan mengingatkan kita yang masih hidup berubah menjadi pribadi yang semakin baik. Keempat, memperkuat rasa keimanan dan ketakwaan pada Allah SWT. (Gs)