0 menit baca 0 %

Ka. Kankemenag Monitoring Pelaksanaan AKG, AKK, dan AKP di MAN I Kampar

Ringkasan: Kampar Inmas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Drs. H. Alfian M.Ag   yang di dampingi  Kepala Seksi Madrasah Dr. H. Faizin M.Pd, melakukan kunjungan ke MAN  1 Kampar  guna memonitoring pelaksanaan assesmen kompetensi bagi guru (AKG), kepala madrasah (AKK), dan Pengawas  (AKP) Ah...

Kampar Inmas – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Drs. H. Alfian M.Ag   yang di dampingi  Kepala Seksi Madrasah Dr. H. Faizin M.Pd, melakukan kunjungan ke MAN  1 Kampar  guna memonitoring pelaksanaan assesmen kompetensi bagi guru (AKG), kepala madrasah (AKK), dan Pengawas  (AKP) Ahad (22/11). Kegiatan yang di laksanakan secara online tersebut di gelar serentak oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau  mulai tanggal 20 s/d 22 November 2020.

Dijelaskannya H. Sasra Putra selaku Penangung jawab Tempat Asesmen Kompetensi  di MAN 1 Kampar  dalam pelaksanaan AKG, AKK dan AKP saat ini, peserta yang mengikuti kegiatan terdiri atas : guru Raudhatul Athfal (RA) madrasah ibtidaiyah (MI), guru madrasah tsanawiyah (MTs) dan guru Madrasah Aliyah, dan  Kepala Madrasah serta  Pengawas dengan jumlah peserta sebanyak 191 orang. Adapun Rincian peserta AKG, AKK, dan AKP  pada hari pertma (Jum’at)  sesi 1 berjumlah 25 orang yang hadir 24 orang 1 orang tanpa keterangan, sedangkan untuk sesi ke II berjumlah 25 orang. Pada hari Sabtu  sesi I jumlah peserta 25 orang, sesi ke II jumlah peserta 25 orang hadir 22 orang, izin 1 orang ( mengkuti pelatihan di Semarang dan 2 orang tanpa keterangan, sedangkan sesi ke III  jumlah peserta 25 orang.  Pada hari Ahad sesi I jumlah peserta 25 orang hadir 24 orang , 1 orang tanpa keterangan, Sesi ke II Jumlah peserta 25 orang sedangkan sesi ke III jumlah peserta 16 orang hadir 14 orang tanpa keterangan 2 orang. Jumlah Keseluruhan peserta 191 orang . Yang mengikuti ujian 184 orang, Tanpa Keterangan 6 orang dan izin 1 orang. Ungkap Sasra Putra.

Sementara H. Alfian menjelaskan dengan pelaksanakaan asesmen kompetensi ini nantinya berdampak pada pemetaan sekaligus peningkatan kompetensi guru, kepala, dan pengawas madrasah. Beliau menambahkan melalui asesmen kompetensi ini nantinya di harapkan mampu membenahi kualitas leadership, sekaligus mengembangkan jiwa entrepreneur guru, kepala, dan pengawas madrasah. “Itu akan jadi dasar implementasi program pengembangan keprofesian berkelanjutan yang berorientasi kepada mutu dan pemerataan,” jelas beliau. (Ags/Usm/Ftm)